12
Agustus 1990 jam lima pagi rumah Julia di kepung oleh 12 Anggota Brimob dan Marinir lengkap dengan Senjata laras panjang dan diujung laras berpitakan merah pertanda mereka siap untuk menembak. Keluarga Julia masih tidur nyenyak tiba-tiba ada suara orng ketuk pintu ada suara memanggil dari depan pintu,
Pak Ahmad orang tua Julia bangun dan pergi kearah pintu sambil memegang pedang Samurai dan Liapun terjaga karena kamar tidur Lia paling depan, lalu Pak Ahmad bertanya : siapa diluar? Adi kah? Pak Ahmad berpikiran kalau yang ketuk pintu itu adalah Adi salah satu warga yang anak laki-lakinya pada malam tersebut mengalami sakit dan bapak Julia yang mengobatinya, Pak Ahmad menyangka itu Adi, mmana tau kalau anaknya sakit lagi, dan dari arah pintu terdengar suara dia jawab iya.
Juia pin keluar dari kamarnya ingin tau siapa sih yang datang subuh-subuh begini? Lia melihat bapaknya dengan rasa ketakutan walaupun dia mantan Tentara namun saat ini dengan situasi Aceh yang berstatus Darurat Militer dia merasa gemetar, lalu Lia menghampiri bapaknya dan berkata, Pak biarkan Julia yang bukakan pintu, ketika Lia membuka pintu MashaAllah Lia melihat banya Anggota Brimob sudah mengepung rumah Julia dan salah satunya yang datang mendampingi Anggota tersebut adalah Rasyid Anggota Koramil daerah ini dan dia sangat mengenali Julia, dia berada di atas pohon Sawo yang berada di depan rumah Julia, melihat Julia Rasyidpun melomamil besok pagi,pat dan turun dari pohon sawo dan berkata pada semua Anggota yang ada di depan bahwa mereka salah mendatangi rumah ini rumah pak Ahmad dia ini Pensiunan ABRI, dan itu Julia anak gadisnya, mendengar hal ini lalau Komandan pasukan merekapun mask bersama Rasyid ke dalam rumah dan meminta maaf pada pak Ahmad bahwa mereka salah sasaran , Rumah bapak di fitnah, bapak Ahmadpun menjadi tenang namun mereka minta bapak Ahmad untuk melaporkan kejadian ini ke Kantor Koramil besok pagi,
Sementara Julia pergi kedapur untuk memeriksa sepeda motor Julia yang Julia parkir di rusng dapur, Julia risau takut mereka masuk di ambilnya pula motor dia, karena mereka berada di sekeliling rumah Julia bertepatan dengan Azan Subuh , makcik Julai keluar dari rumah dia untuk datang ke sumur Julia yang berada di luar rumah, makcik Julia tersentak saat melihat bayak Anggota Brimob yang lagi meniarap di seputar rumah Julia, lalu makcik Julia dengan spontan berzikir dengan mengucap LAILLAH HAILLALLAH berkali-kali langsung makcik kembali kerumahnya dan melakukan sholat subuh karena rasa ketakutan makcik yang luar biasa dia berzikir dan berzikir sampai siang hari tak meranjak dari tempat dia sholat, tetangga semua datang untuk melihat kondisi makcik Julia yang masih trauma terkejut dengan melihat Brimob bersenjata, makcik Julia seperti orang kesurupan tak berhenti sampailah kembali bapak Julia siang itu dari Kantor Koramil untuk melaporkan diri tentang pengepungan rumahnya semalam, barulah makcik Lia tersadarkan dirinya,
Sejak kejadian malam itu bapak Julia sangat berhati-hati sebab jika ada orang yang suka memfitnah itu akan sangat berbahaya, Julia sendiri jadi semakin benci terhadap semua Anggota marinir ataupun Brimob yang di Tugaskan di Tanah Rencong yang sangat Julia Cintai,
KRITIK dan saran ditunggu
BalasHapus