Rabu, 11 Maret 2015

DEMI CINTA

          Dari kejauhan Lia melihat Munir sedang berduaan dengan seorang gadis , Julia agak sedikit terkejut tapi Julia yakin bahwa gadis itu bukanlah siapa-siapanya Munir, karena Lia tau etul munir itu seperti apa, dia memang ramah apalagi dengan wanita dia sangat sopan sehingga tak salah kalau banyak gadis suka padanya karena sikap sopannya itu, begitu julia sampai, gadis itupun berlalu pergi, Dengan tak sabar Julia langsung bertanya pada Munir:
Julia   : Siapa cewek itu bang?
Munir : Biasalah cewek iseng yang suka ganggu abang, Godaan gitu!
Julia   : O gitu ya?
Munir: iya, habis adek tak ada, 
Julia   : tak mengapa, artinya kekasihku ini laris donk, 
             Julia menjawab dengan santai, akhirnya Munirpun tersenyum lebar karena kekasih yang paling dia sayangi telah berada di depan mata, Gadis yang begitu dia kagumi dan dia jaga kesucian Cintanya selama ini, melihat Julia tidak marah sama sekali Munirpun bertanya lagi>
Munir : Gimana perjalanannya dek? pasti capekkan? 
Julia   : Capek juga dikit tapi demi cinta yaaahh tak mengapa, namanya juga rindu berat,
Munir : Sudah makan belum dek?
Julia   : sudah tadi ,
Munir : Kalau gitu adek istirahat dulu , sebentar lagi kita pergi kerumah saudara adek yang ada di                    sini, 
Julia   : Oh ya? oke deh, 
        
      Setelah mereka bercerita melepaskan kerinduannya selama ini, merekapun beranjak pergi kerumah saudara Julia yang ada di sini yang sebelum ini Julia hanya mendengarkan saja dia tinggal dimana dan tak pernah tau tempatnya, namun pada hari ini Munir membawa Julia kerumah Tante Julia, Tante sekeluarga menyambut kedatangan Julia dengan begitu gembira, Ternyata Munir sudah memberi tau bahwa Julia akan datang dan mereka telah sediakan makan siang untuk mereka, begitu Julia sampai makanan sudah siap dihidangkan dan langsung dipersilahkan untuk menikmati makan siang bersama-sama, hati Julia sangatlah bahagia ,selain dapat berjumpa dengan Munir, Juliapun dapat bersilaturrahmi dengan family, ertemuan ini berjalan lancar, 
          hari sudah sore dan Juliapun pamit untuk pulang kampung yaitu ke rumah orang tua Julia walau hanya satu hari sebab Julia pamit dengan kakaknya itu untuk balik kampung,Dikampung Julia tak mensia-siakan waktunya langsung Julia mencari kawan-kawan Julia untuk melepaskan rasa kangen dan bercerita tentang keluh kesah nya selama Julia pergi meninggalkan kampung, waktu Julia satu hari dikampung hanya untuk dapat jumpa kawan-kawan yang selalu setia,  Lia tak mau kalau ketahuan bohong, hanya satu malam Lia di rumah orang tuanya dan Julia langsung kembali ke Sigli, Julia sam sekali tidak merasa lelah untuk manempuh perjalaanan yang lumayan jauhnya, 
Julia juga ngak tega ninggalin baby lama-lama sebab kalau Lia kelamaan di kampun, kasian juga kakaknya kalau Dinas malam mau titip dengan siapa itu baby, Lia ikhlas berkorban untuk orang-orang yang Lia sayangi walau tak ada yang perduli dengan keinginan Julia, karena Julia pikir dengan bersabar akan indah pada waktunya tiba,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...