Kamis, 02 Juli 2015

~CINTA TAK MENGENAL SUKU BANGSA~

        4 Juli 1995 ,  Lia mempersiapkan dirinya dan pakaiannya untuk berangkat ke Karawang, Lia di jemput oleh Polisi Militer ( PM) PASPAMRES (Pasukan Pengawal Presiden) Lia tak menduga boleh bekerjasama dengan PASPAMPRES di lapangan, Lia diberangkatkan dari Jakarta ke Karawang Jawa Barat Via jalan Tol Cikampek dengan jarak tempuh 1 jam tibalah Lia dan Komandan di kawasan Perindustrian, Rupanaya ini Pabrik milik kawan dekat Tomy Soeharto anak Presiden, panteslah keamanan dipegang oleh PASPAMPRES,
          Lia dibawa masuk ke Markas mereka dan membicarakan perihal tugas yang akan Lia kerjakan nantinya, Lia ditempatkan sebagai checker dan Kontrol para Karyawan Pabrik, setelah menerima Tugas dan tanda tangan kontrak lalu Lia dipersilahkan menempati Mess yang sudah disediakan, Lia tinggal sekamar dengan mbak Waginah namun mbak Waginah satu minggu sekali dia balik Jakarta untuk mengunjungi anak-anaknya,
          5 Juli 1995, hari yang bertuah bagi Lia, hari ini Lia start kerja dan menjumpai orang -orang baru yang berasal dari berbagai suku, tapi  dominanya berasal dari Pekalongan karena banyak pembatik dari sana, Lia bekerja dari pukul 8 pagi sampai pukul 8 malam, Area Pabrik Batik dan Sepatu ini seluas 11 Hektar dan Keamanan dipercayakan sepenuhnya kepada PASPAMPRES dan dibantu oleh Lia dan 3 orang PURNAWIRAWAN ABRI ,
          Hari pertama Lia bekerja Lia melihat sosok laki-laki yang tinggi semampai, bertubuh sassa dan Lia yakin pasti ini cowok idaman penghuni Pabrik ini, Hari pertamapun dia coba-coba cari perhatian Lia namun Lia pura-pura acuh tak acuh walau ssekali Lia curi-curi pandang,kerena  penasaran Lia ingin bertanya namun Lia masih segan (malu)< diam  diam Lia memeriksa Name card dia setelah dia masukkan ke mesin Absensi dan ternyata cowok itu bernama Komang Pengky berasal dari Bali berketurunan Chines, bekerja di bagian Operator Genset, sejak itu pula setiap kali Lia melihat dia jantung Lia terasa berdebar-debar "inikah yang namanya Cinta?" Lia mencari tau lebih banyak lagi tentang dia melalui teman sekamarnya yaitu Putu  Arena  yang juga sama-sama dari Bali dan masih ada hubungan darah dengan Pengky, Putu berpacaran dengan Tuti gadis Bekasi dan Pengky baru putus cinta  dengan Sandra cewek Karawang berketurunan Chines juga dan bekerja di  Perusahaan yang sama sebagai Staff  Administrasi , Wah ini satu peluang untuk Lia, Putu bercerita kalau pacarnya beragama Islam namun Putu tak perduli yang penting mereka saling menyanyangi dan sangat sepadan, Putu merasa bersyukur mendapatkan Tuti, sedangkan Pengky tak serasi dengan Sandra sebab Sandra kurus sekali, memang Sandra cantik berkulit putih dan bermata sipit dan beragama Kristian, Mungkin karena Pengky yang play boy yang membuat mereka putus ini Lia tau dari hasil pembicaraan Lia dengan Surya Cinaes yang juga famely Pengky dari Bali, mereka semua terbuka dengan Lia,
           Untuk mengetahui sesuatu dan identiti seseorang yang Lia suka bukanlah hal yang sukar, dalam waktu Tiga hari Lia sudah mendapatkan informasi selengkapnya, Setelah Lia tau siapa dia diam-diam Lia memerhatikan gerak-gerik Pengky , Dengan Body Lia yang aduhai dan wajah yang mirip Pakistan namun Lia tidak tersanjung dengan segala pujian dari orang-orang di kawasan Perusahaan ini, Lia bekerja dengan semangat dengan harapan Lia boleh mendapatkan kekasih hati, Lia adalah sosok yang peramah dan bergaul dengan semua orang, Lia tak pernah memilih teman,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...