Sabtu, 18 Juli 2020

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam keadaan tidak sehat. Niat hati kalau sampai dikampung dapat melayani keinginan anak yang selama ini mereka tunggu-tunggu tapi apalah daya semua sudah takdirNya. Julia hanya bisa mengurus diri sendiri aja belum bisa menuhi keinginan anak-anak. Kasian mereka menunggu sekianlama mama kembali malah pulang dalam keadaan sakit dan tidak punya duit lagi. Sungguh malang nasib Julia. Tidak ada yang bisa dia banggakan untuk anak-anaknya..Namun orang sekampung tidak ada yg percaya bahwa Julia tidak memiliki uang buat Masa depannya. Orang hanya melihat penampilan luarannya saja. Julia tetap bersyukur masih diberikan umur yang panjang oleh Allah..Setelah sebulan lamanya barulah Julia sehat seperti sedia kala namun badannya menjadi sangat kurus..Pakaiannya menjadi longgar semua.

      Karena tidak ada modal Julia terpaksa bekerja keras pergi kehutan mencari kayu bakar..Setelah itu Julia bertani pergi kesawah sendiri..Dengan modal nekat Julia melakukan semuanya dengan ikhlas dan pasrah tiada pilihan lain untuk saat ini sambil menunggu keajaiban. Sejak Julia kembali le kampung. Julia menumpang hidup dengan orang tua. walau banyak cobaannya Julia harus bersabar dan bertahan demi anak-anak yang sudah lama Julia tinggalkan.

        Kini 5 bulan sudah Julia jadi pengangguran di kampung dan saat sedang sibuk-sibuknya di sawah Julia jarang buka facebook yang biasanya tidak pernah off selalu aja buka sbb dengan facebook Julia dapat berkomunikasi dengan sahabat dan soudara yang jauh-jauh..Tapi tanggal 28 Julia keletihan disawah sehingga tidak sempat mengecek facebooknya.

Tengah malam Julia terjaga dan mengecek facebook dan masuklah sebuah sms yang mengatasnamakan dirinya Asmara. .Julia membacanya Langsung panas dingin badannya terkejut bercampur happy dan terharu dan yang lebih mengherankan semua media sosial yang Julia ada di channel youtube. Instaqram dan page-page semua Asmara kirimkan pesan yang bahwa dirinya sudah kembali. Malam ini Julia langsung tidak bisa tidur lagi karena Julia mau mendengar balasan dari pesan Asmara. Langsung aja tiba-tiba ada kekuatan dan semangat kembali.
ASMARA kini kembali

Assalammua'laikum ibu ..Asmara menyapa. Ibu masih ingat lagi dengan saya? orang yang hilang.. dulu. Kini aku sudah kembali bu maaf baru bisa hubungi ibu sekarang. Eh awalnya gemes juga dipanggil ibu tapi apalah ini bahasa dalam menjaga etika..Yaa kan udah sekian lama tidak ada Komunikasi wajarlah Julia berfikir demikian. Namun apapun sebutannya Julia merasa sangat bahagia akhirnya yang dia cari-cari selama ini muncul jua. Langsung saja Julia sujud syukur pada tengah malam itu dan tidak bisa tidur lagi karena ingin tau khabar berita lebih lanjut dari Asmara. Banyak sekali yang ingin Julia dengarkan dari Asmara. tak Lama Asmarapun merespon kembali,merekapun ngobrol sampai pagi. Yang selalu Asmara ucapkan "kembalikan Juliaku 93" Reingkarnasikan Juliaku, aku belum puas bersamanya..dulu lagi sayang-sayangnya gue pergi prola malah Julia nikah dengan laki-laki lain. kembalikan Juliaku ungkapnya. Julia menyadari ini semua kesilapan Julia yang tidak menunggu sampai Asmaranya kembali. Julia terus meneteskan air mata keperihan yang Julia ikut merasakan bagaimana sakit hatinya, kecewanya Asmara ketika itu, andaikan Julia mampu memutar kembali waktu tentunya Julia akan memilih setia. Namun siapalah kita yang mampu melawan Takdir begitulah desahnya Julia saat Asmara menuntut hadirkan Juliaku. Asmara terus mendesak Julia agar mengirimkan smua fhoto-fhoto kenangan di tahun 1993-1994 karena Asmara ingin mengenang masa-masa indah dulu..Yang begitu singkat mereka jalani bersama. Julia hanya bisa mengikuti kemauannya Asmara karena memang Julia yang bersalah. Julia sangat bersyukur Asmara masih sudi menghubungi nya..Karena tidak semua orang memiliki hati yang Mulia yang memahami apa yang telah terjadi semua sudah kehendak yang Maha Kuasa jadi tidak perlu dendam kesumat. Masa lalu kita jadikan kenangan dan kedepan kita jalin tali silaturahmi sebagai saudara

Rabu, 15 Juli 2020

KEMBALINYA ASMARA YANG HILANG 2


Cinta tidak melihat rupa yang elok, cinta datang dari hati itulah yang dialami Asmara sekarang.. Yang dicari tak kunjung bersua. Akhirnya Asmara memilih Yberangkat lagi didaratpun percuma. tahun berganti tahun Asmara dilautan berlayar tak berkesudahan. 2002 Asmara memilih untuk kembali ke Tanah air sekalian upgrade ijazah kelautannya..Lagi-lagi dia datang ke BP3IP dengan harapan yang sama smoga aja bisa bertemu Juliaku, sampai disana Asmara hanya menemukan Capt Alponso lalu Alponso membawa ke rumah sahabat dekat Julia, sampai dirumah Suar Asmara langsung mengajukan pertanyaan. Juliaku manaaaa? suarpun menjawab dengan tegas bahwasanya Julia sudah menikah dengan laki-laki cina asal Bali dan skarang mereka tinggal di Bali. Mendengar berita itu Asmara langsung shock rasanya sakit banget "dalam hati Asmara mengapa Julia setega ini padaku? salahku apa ya? mengapa harus dengan cina? apa saya kurang cino nya. banyak timbul pertanyaan dalam hati "bukankah wanita Aceh kuat tidak pantang menyerah...Napa dia ngak sabar menungguku? padahal saat Asmara berangkat dulu izin pada Julia dan Asmara berpesan padanya "Tunggu" Asmara ngak menyangka Julia setega ini padahal selama Asmara pergi tidak sedetikpun memikirkan wanita lain. Asmara mati-matian bekerja demi masa depan yang akan dibangun bersama Julia namun semuanya sirna. . Asmara tetap penasaran walaupun sudah mendengar khabar dari sahabatnya Julia. Asmara belum puas kalau belum berjumpa langsung dengan Julia. . Pencarian tetap dilanjutkan Asmara kembali kerumah orang tua dan beberapa hari kemudian berangkat lagi dengan membawa sejuta luka yang dalam. . Penyesalan tak ada gunanya toh mungkin ini sudah jalan Tuhan walau demikian Asmara tetap belum bisa buka hati untuk wanita yang lain. karena dilihat oleh tetangganya Asmara di Jakarta kalau Asmara kehidupannya sudah mapan dan usia sudah cukup untuk berumah tangga maka dikenalkanlah Asmara kepada jirannya. Dan Asmarapun menerima wanita tersebut untuk dijadikan istrinya tapi Asmara meminta tangguh Satu tahun lamanya. Barangkali dalam jangka waktu yang Asmara minta bisa menemukan keberadaan Julianya. Manusia berencana dan Allahpun punya rencana untuk kita maka hanya rencana Allah yang akan terwujud di Dunia ini.

      Tempo yang Asmara tentukan pun tiba masanya dan Asmara siap menikahi wanita jirannya itu. Ini lah Jodoh walau kau pergi ke ujung dunia sekalipun kalau Jodohmu disamping rumah yah itulah Jodohmu. Lain lagi dengan Julia. Julia berjodoh dengan orang yang salah. Julia tidak bahagia bersama laki-laki pilihannya itu. hanya Julia berusaha mempertahankan kehidupan keluarganya. Asmara tidak tau itu..Asmara berfikir Julia sudah menikah dengan laki-laki Cina tentunya kaya raya..Pasti kehidupannya sejahtera...

2004 menikahlah Asmara dg tetangganya. Setahun kemudian lahirlah seorang bayi perempuan mungil yang melengkapi keluarga Asmara..Dan selang beberapa tahun dapat pula anak laki-laki yang cute penerus Asmara..Asmara bahagia dengan. Kehidupannya sekarang kerja bagus. Keluarga Harmonis..Beruntunglah wanita yang mendampingi Asmara. seperti yang kita lihat Asmara laki-laki yang penuh tanggung jawab dan sayang pada keluarganya. . Walaupun jarang dirumah karena profesi sebagai pelaut yang membuat Asmara mau tidak mau harus ikhlas meninggalkan keluarga tercinta.

         Suatu ketika istri Asmara iseng cari-cari info disosial media dan saat dia ketik nama Asmara lalu terpaparlah sebuah link yang Julia telah tuliskan berupa kisah Cintanya dengan Asmara..Langsung aja sang istri membacanya Lalu menyidik " dulu punya pacar ya..  dan menanyakan hal sebenar pada Asmara sesuai isi yang tertuang dalam link tersebut dan Asmara tidak membantah karena itu benar adanya. sang istri penasaran dan menanyakan lebih lanjut tentang Julia dimana kini. Apakah di Jakarta? Asmara menjawab santai. .Ya enggaklah dia di Bali. Setelah mendengar itu iatrinyapun merasa lega..Karena Asmara bilang itu bagian masa lalu dan masa depanku adalah keluargaku yang sekarang.Linknya memang sudah ditemukan namun Asmara mengabaikannya tidak membaca apa isi link yg sudah Julia tuliskan karena sudah ngak penting lagi buat Asmara..Menurutnya kita sama-sama sudah memiliki kehidupan masing-masing yang dia tidak tau apakah Julianya bahagia atau tidak. . Julia sendiri masih mencari tau dimana keberadaan Asmara. Apakah hidup dia lagi.. masih bujangan kah dia.. Julia masih penasaran karena sejak 1994 Asmara pamit berlayar sejak itu pula Julia tidak tahu khabar beritanya..Julia pura-pura bahagia...Pernikahan Julia dengan laki-laki cina hanya diawal-awalnya saja bahagia selain itu hanya Julia yang bersi keras mempertahankan hubungan yang sudah terlanjur menikah dan Julia harus kuat menghadapi walau berkali-kali dia dikhianati..Julia bertahan agar sang suami tetap berada dalam pelukan Islam. .
     Setelah 10 tahun Julia menikah dan akhirnya kesabaran Julia berada dipenghujungnya. . Cina itu menikah diam-diam dengan wanita lain dan Julia ditinggalkannya karena setelah ketahuan bahwa si cina itu sudah beristrikan Julia .Wanita itu pula memaksakan Cina itu memilih satu antara dua. Yang pada akhirnya Julialah korbannya. Setelah bercerai Julia memilih kembali ke Kampung halaman dan di sepanjang perjalanan hidupnya setelah menjanda Julia kembali teringat di manakah Asmaraku yang dulu. Masih hidupkah dia. Kalau masih seperti apa dia skarang..Apakah dia sudah menikah? Julia berharap smoga Asmara masih sendiri agar Julia bisa kembali padanya. Namun sayang tiada siapa yang tahu informasi tentangnya.. Julia tidak pernah putus asa..Slalu dia menyebut nama Asmara didalam do'anya..Julia berharap sebelum ajal menjemputnya smoga Asmara dapat diketemukan. Julia ngak ingin jika dia mati dalam keadaan penasaran karena belum berjumpa dengan kekasihnya yang dulu. Yang sampai saat ini Julia belum bisa minta maaf padanya..
     Seiring berjalannya waktu dan Julia memutuskan pergi bekerja di Negeri Jiran demi mencari Rizki buat anak-anak yang smakin hari smakin banyak kebutuhannya... Julia harus kuat dan mandiri walau harus meninggalkan anak-anak2 nya..Di Malaysia Julia bekerja di PT GRED ONE MARINE SHIPYARD di Port Lumut- tempat pengalangan kapal dan pembuatannya..Begitu masuk are Julia melihat Kapal-kapal yang lagi doq langsung terlintas dipikiran semoga aku menemukan Asmaraku disini. Julia bekerja sambil ngecek Kapal apa saja yang pernah masuk sini namun sayangnya Julia hanya menemukan satu orang saja Capt Kapal yang berasal dari Aceh tapi kapalnya berlabuh di Pulau Pinang. 2 thn Julia bekerja disana namun Julia tidak menemukan apa-apa info soal Asmara. Dan akhirnya Julia pindah kerja ke Teluk Intan Negeri Perak disana juga Julia mencari tau jika bertemu dengan orang-orang Kapal yang ada di seputaran pelabuhan..2 tahun Julia disana tidak menemukan jejak Asmara..Dan akhirnya Julia hijrah ke Kuala Lumpur bekerja disebuah Sekolah Taman Kanak-kanak. Julia sangat menikmati kerjaannya.. Dan kali ini Julia mulai mencoba mencarinya melalui media sosial. Maka terbentuklah satu account yang bisa Julia gunakan mencari Asmara dan sahabat lainnya. Beberapa bulan saja Julia sudah menemukan banyak sahabat yang dulu pernah bersama-sama namun nama Asmara tidak dapat Julia lacak. Namun dalam diam Julia slalu berdo'a agar suatu saat Allah mengirimkan Asmara kehadapanku..itu pintanya.
       2017 tiba-tiba Capt Alponso menghubungi Julia dan di berkata Julia Kapalku lagi di Port Klang ni dan rencana mau jalan-jalan ke KL. Kamu ada waktu ngak. Langsung aja Julia jawab oh bisa. bisa kok . Padahal setiap Minggu Julia sibuk sebab mengikuti Class Coding ..Dan bertemulah mereka di KLCC. daru Sekolah Indonesia KL Julia langsung menyusul Alponso ke Lokasi sampai disana dari kejauhan aja Capt Alponso bersama anak buahnya memanggil Julia dan perlahan Julia menghampiri mereka. Langsung berjabat tangan dan meluahkan perasaan betapa rindunya karena sudah 23 tahun tidak bersua terakhir mereka sama-sama tinggal satu Mess dan berlajar satu Jurusan. Hubungan emosianal mereka sangat dekat karena mereka sudah bagaikan satu keluarga di perantaun Jakarta tahun 1993. Tidak ada pertanyaan lain yang Julia tanyakan. "Pernah jumpa Asmara tidak?" Capt Alponso hanya bilang oh Asmara anak sang Jendral itu ya?? sambil dia menggelengkan kepala dia berkata maaf Julia saya tidak pernah berjumpa dia Asmara.. Yang tadinya Julia semangat langsung done karena Julia mengharapkan khabar baik tentang Asmara..Waktu pertemuan mereka sangatlah singkat karena Capt Alponso harus kembali ke Kapalnya.
     Julia kembali kerumah dengan perasaan hampa..Tak menemukan jawaban dimanakah Asmaraku kini. Hari berganti tahunpun berubah dan genap 10 tahun lamanya Julia bekerja di Malaysia akhirnya Julia kembali ketanah air atas permintaan ibunda juga anak-anak dengan tidak membawa bekal apa-apa selain pakaiannya. Sebelum kembali ke tanah air Julia mengalami sakit serius tapi Julia berusaha untuk kuat dan harus mampu kembali ke kampung halaman dengan selamat walau dengan duit pas-pasan. .
      30 Desember 2019 Julia mendarat di Bandara Blang Bintang Banda Aceh yg dijemput oleh ponakan.. Julia masih merasa tidak sehat..muka pucat tenagapun lemah. Namun Julia tetap mensyukuri dan menilmati sakitnya itu sg ikhlas karena ada hikmahnya..Mengapa sebelum sakit Julia susah banget menurunkan Berat Badannya karena sakit ini Ahamdulillah turun 13 kg.

Senin, 13 Juli 2020

KiSAH KASIH ASMARA JULIA II

 Tiga hari dari Upacara Pelantikan Asmara semakin mencoba mendekati Julia lebih dalam dengan perasaan deg-degan & Juliapun sudah memberi lampu hijau pada Asmara walaupun diam-diam dan kawan yang lain tak mengetahuinya sebab Julia sendiri belum yakin apakah benar-benar Asmara mencintainya dengan thulus..Ya lah maklum Julia anak kampung sedangkan Asmara orang kota Metropolitan dan jauh lebih muda lagi. Kekampus memang mereka tidak bareng tapi di dalam kelas Asmara mencari tempat duduk berdekatan dengan Julia. lama kelamaan jadi duduk sebangku dengan Julia. Asmara belum mengatakan kalau dia mencintai Julia. Dan tiga minggu kemudian Asmara mengajak Julia jalan-jalan ke Bandung kerumah kakaknya di Asrama SKUAD. Maksud hati Asmara ingin mengenalkan Julia pada keluarganya namun karena dari awal orang tua Asmara sudah berpesan Kuliah yang bener dulu jangan pacaran, Dan Asmara mengambil keputusan membawa Julia ke Bandung kerumah kakaknya saja. Julia hanya nurut aja apa kata Asmara karena Julia sendiri sudah merasa suka padanya, Disepanjang perjalanan Julia sibuk memandangi pemandangan di sebalik jendela. Asmarapun lebih banyak terdiam. ngak seperti orang-orang jadian lainnya. Untuk menghilangkan grogi Julia terus saja melihat pemandangan. Maklum Julia belum pernah jalan-jalan dengan laki-laki serius. Perasaan bercampur aduk. Bahagia tapi juga khawatir apakah nanti Keluarganya yg di Bandung akan menyambut kedatangan mereka dengan baik?. Jakarta-Bandung dengan jarak tempuh 3 jam dan untuk menuju Asrama Skuad itu mereka naik angkot lagi. Akhirnya siang hari mereka sampai ditempat dan disambut dg senang hati. Mereka ramah dan santun. Julia istirahat sejenak setelah makan siang. Hanya 3 jam mereka dirumah kk sebab harus balik Jakarta hari itu juga..

Saat Asmara pergi kamar mandi.Julia penasaran mau ngecek identitas Asmara. Dan benar dugaan Julia kalau ada yg disembunyikan dan Julia denga tidak membuang waktu langsung memerika isi dompet Asmara dan disana Julia menemukan KTP yg sudah disulut api dibagian tahun lahirnya. Asmara ingin menunjukkan bahwa dirinya juga sudah dewasa karena dia tau kalau Julia kelahiran 72 dan Julia terus menyelidiki KTP aslinya..Hmmm Julia sudah menduga kalau kelahiran Asmara itu pada tahun 1976 . dalam hati Julia "sialan ni anak ngaku-ngaku seumuran biar gue kagak nolak cintanya" mau bohong gimanaaa jelas-jelas terlihat masih sangat muda. Itulah cinta tak mengenal usia. Walau sedikit gemes Julia coba menetralkan suasana yah Julia paham maksudnya Asmara. Hari sudah azar Julia pamitan dengan kakak Asmara untuk kembali ke Jakarta karena besok sudah masuk Kuliah. diperjalanan terlihat Asmara sangat bahagia bisa jalan-jalan bersama Pujaan hati...Cieeee Julia yang lebih dewasa menanggapinya wajar-wajar saja bahkan Julia. Namun tetap yang istimewa bagi Julia adalah Asmara. cowok pendiam , sopan, pinter dan ta'at. Hanya terkadang Julia sesikit malu karena kulit Julia yang ( sangatlah gelap dibandingkan Asmara dengan kulit beningnya. Waktu terus bergulir Asmara semakin dekat dengan Julia.
Bulan berikutnya Julia pindah dari Mess dan ngekost di Kompleks Angkatan Laut Kelapa Gading di gang VII sementara Asmarapun mencari kost di Kodamar, jarak antara Kodamar dengan Kos2an Julia lumayan jauh.apalagi kalau berjalan kaki namun Asmara tak perdulikan itu semua jalan kakipun dia tempuh demi Juliaku katanya.
Julia ngekost dirumah Letnan Kolonel Andi Monojengi orang Sulawesi. Beliau sekeluarga sangat baik dan perhatian pada Julia. Pak Andi memiliki anak yg sudah dewasa laki-laki semua. Putra kedua pak Andi sering nyamperin Julia untuk bermain gitar karena Julia juga hobby nyanyi walaupun suara dia fals kegelapan malam diantara bunyi jangkrik di sawah-sawah yang ada disekitar jalan menuju tempat Julia.. Asmara tak pernah jemu selalu datang jika dia rindu padahal kalau ketemupun yang dibahas soal mata kuliah dan selebihnya diam. . terkadang Julia mengajak Asmara untuk bermain gitar untuk memecah keheningan malam. . Teman-teman Julia yang satu kost mereka sibuk dengan aktifitas masing-masing. Asmara tidak pernah balik lewat dari jam 10 karena dikomplek juga ada aturan bertamu. .
    Setelah sekian bulan berlalu suatu hari Julia dan Suar datang silarurahmi ke rumah kost Asmara yg tinggal bareng kawan Julia yaitu Syahril dan kawan-kawan. Sudah kebiasaan Julia datang dan memeriksa keadaan Asmara. Sementara Suar aayik ngobrol dengan Syahril.. Entah apa yang tetlintas dipikiran Julia tiba-tiba Julia memeriksa Lemari pakaian Asmara. Disebalik pakaian Asmara Julia menemukan gambar wanita yang dipajang didalamnya. Langsung Julia emosi dan dibakar api cemburu dan membanting pintu lemari...Kedubraaaak ...Asmarapun kaget.
Eh Julia kok banting-banting? tanya Asmara. Julia memandang Asmara dengan emosi. Julia menjawab dengan penuh sidik "siapa wanita itu?" Asmara tersenyum..Wanita yang mana? pura-pura berlagak pilon sementara Julia sudah emosi. Lalu Asmara berusaha menjelaskan bahwa itu hanyalah poster dan bukan siapa-siapa. Namun tetep aja Julia masih marah. Sehingga datanglah Syahril untuk membujuk Julia yg bahwa benar adanya itu adalah poster, karena udah terlanjur emosi Julia tetap pada pendapat dia walaupun Julia menyadari apa yang dikatakan Syahril itu benar adanya. Dan Juliapun pamit pulang. Asmara jadi salah tingkah bercampur bingung "dalam hatinya Gile yaaa kalau Julia mengamuk main banting-banting aja" .

bagi Julia tidaklah mudah percaya pada cowok karena cowok jaman skarang banyak Modus nya. Selang beberapa hari Asmara datang dating ketempat Julia. Seperti biasa Julia kalau orang datang bertamu dia akan berusaha melayani dengan baik apalagi pacarnya. Hilang semua amarah yang kemarin itu. Hati Asmara lega setelah melihat respon Julia saat Asmara bertandang kerumah walau hanya sebatas di Teras, karena Julia ngekost bersama Taruni lainnya jadi tak ada celah untuk menyelinap masuk karena sudah aturan mereka demikian karena mereka semua gadis-gadis Aceh. Mereka masih menjaga adat walaupun jauh dengan orang tua. Bulan berganti bulan Julia mulai mengikuti aktifitas Selam Dayung dan Renang di Laut. Sehingga warna kulit Juliapun menjadi hitam pekat namun Asmara makin Cinta.

     Pada semester ke 2 Asmara pamit pada Julia untuk Prola dan berlayar untuk beberapa bulan. Buku-buku dan pakaian Asmara dititipkan pada Julia. Julia menyimpannya di kosan. Asmara berpesan sayang tunggu aku akan kembali" Julia mengangguk. Sejak mereka jadian Asmara memanggil Julia dengan sebutan sayang. Julia tidak pasti apakah kawan-kawan satu class Nautika tau kami pacaran atau tidak sebab ada juga kawan satu class Julia yang menganggap Julia pacarnya 😁😁. Setelah kepergian Asmara ..Didalam class Julia ditemani Suar yang senantiasa setia duduk disamping Julia walau demikian Julia merasa kesepian. Biasanya ada Asmara disisinya lagi sayang-sayangnya udah ditinggal berlayar. Julia biasanya kalau ngak mengerti mata Kuliah yang diajarkan Dosen. Julia selalu dibantu oleh Asmara. Nah sebulan perginya Asmara muncullah Sholeh yang datang kerumah untuk belajar bersama-sama bareng Suar dan Ampera. . Julia sudah hilang semangat belajarnya sejak Asmara pergi berlayar. Dalam pikiran Julia akankah dia kembali ke Julia lagi?? hari-hari tanpa Asmara Julia mencari aktifitas baru untuk menutupi kejenuhan..Julia gadis Tomboy yang gemar berolah raga..Bergabunglah Julia dengan Taruna yang suka main volly. Nah Julia satu-satunya wanita yg bergabung..Sangking seringnya Julia bersama geng Volly. Temannya Suar sampai protes ke Julia " ngapain sih slalu main Volly? kapan waktunya dengan kami? kala itu Suar ingin merapatkan Julia dengan kak Hamzah anaknya bapak Kolonel yg punya kos2an. Karena dari awal Suar tidak suka kalau Julia berhungan (pacaran) dengan Asmara dengan alasan Asmara terlalu putih untuk seorang cowok kurang jantan kelihatannya. Hmmm Julia hanya menjawab selera orang kan beda-beda. Nah gue suka yg bening ucap Julia. Tetep aja Suar membantah '"mending cari lain" Julia bergumam dalam hati.Emang cinta itu bisa dipaksakan?? dan sejak itu Julia tidak berani bahas soal Asmara takut dibantah..

      JULIA memendam rindu yang teramat dalam. mau hubungi Asmara tidak bisa karena memang belum ada Handphone dan menunggu suratpun ngak ada postman di laut. Lalu Julia hanya mampu berdo'a agar Asmara cepat kembali.. Dalam penantian panjang akhirnya Julia pindah kost karena Suar udah pindah. Padahal Julia ngak mau pindah kemana-mana karena ingin menunggu Asmara kembali di tempat yang sama. Julia ngal mau sampai Asmara mencari-carinya. Tapi apalah daya Suar terus mendesak Julia untuk tinggal bareng dia di kos2an yg baru. Alasan Suar dia ngak enak disana tanpa ada Julia sebab Julia selalu setia menjaga Suar disaat Suar sakit.. Pada semester 4 Asmarapun belum juga muncul dan akhirnya Julia memilih untuk menerima tawaran kerja di sebuah PT di Jawa Barat. Dalam hati Julia lumayanlah buat meringankan beban orang tua di kampung agar tidak susah-susah kirim biaya Kuliah.

Setahun tlah berlalu Julia menunggu sambil bekerja. disana di Karawang Julia mengajak Suar tinggal bersama sebab mereka sudah menyelesaikan SKS hanya tinggal mununggu jadwal ujian Negara. .

      1995 Asmara turun dari Kapal dan membawa sejuta harapan untuk mempersembahkan pada Julia kekasih hati. Selama di Kapal Asmara tidak pernah memikirkan wanita lain hanya Julialah wanita yang mampu menggoncangkan hatinya. Harapan Asmara jika bertemu Julia dia akan melamar Julia dan menikahinya. Asmara datang ke Kampus Aman Jaya dan disana dia tidak menemukan satu orangpun orang-orang yang dapat memberikan informasi tentang Julia. Yang Asmara dengar bahwa anak-anak Aceh pada bubar dan mencar. Dengan perasaan kecewa Asmara kembali kerumahnya dan istirahat satu bulan sambil update dengan harapan dalam masa satu bulan ini Asmara dapat menemukan keberadaan Julia. Namun apa yg terjadi Asmara mencoba mencari namun semua hampa dan akhirnya Asmara berlayar lagi untuk memantapkan Planningnya buat masa depannya bersama Julia & menikahi Julia gadis tomboy yang pinter masak . Biasanya kalau Tomboy kagak ngerti soal dapur 🙈🙈 .

   Asmara mulai turun laut lagi kali ini Asmara bekerja pada sebuah Kapal Cargo yg memuat biji besi ke Brazil-Argentina. Berbulan-bulan Asmara masih mengingatkan Julia dimana kau kini. Sementara Julia di Karawang menjalani hidupnya tanpa Asmara. Tak ada khabar lagi tentangnya. Mau mencari ngak tau alamatnya. Alamat kakak yang di Bandungpun Julia sudah lupa. Sungguh ini jalan yg buntu bagi Julia. . Dalam penantian yang panjang Julia akhirnya menerima Lamaran seorang laki-laki berketurunan Tionghoa berasal dari Denpasar Bali. bukan Julia tidak setia pada Asmara namun Julia punya alasan kukuh untuk menghindari hal-hal buruk yang tidak bisa Julia biarkan....Walau demikian Julia masih penasaran dimanakah Asmara sekarang?? apakah dia juga mencari Julia?? pikiran Julia buntu hendak mencaripun langkah Julia tetikat karena kerjaan. Sesekali Julia ke Jakarta namun tak tercium khabar darinya.. Ah sudahlah dalam hati Julia berkata mungkin dia bukan Jodohku..Kalau ada umur inshaAllah akan berjumpa lagi.

   1996 Asmara kembali ke Jakarta untuk update ijazahnya, Asmara berharap saat dia ke BP3IP akan berjumpa Julia seandainya Julia masih menjadi pelaut. Namun sayang harapan Asmara pupus tak juga dia temukan,
Kakak Asmara yg kerja di Tanjung Pinang menemukan Jodohnya dengan orang Aceh dan kebetulan satu kabupaten dengan Julia. Asmara datang dalam acara pernikahan kakaknya itu. Setelah acarapun Asmara melanglangbuana di seluruh Aceh untuk mencari tau keberadaan Julia. Sampai suatu tempat Lamno namanya disana ada wanita sangat cantik dan diperkenalkan dengan Asmara agar Asmara dapat mempersunting gadis tersebut namun Asmara tidak pernah tertarik dengan gadis manapun karena Cintanya hanya pada Julia. kemanapun Asmara mencari kalau dia tidak tau pasti alamat Julia tentu tidak akan ditemukannya apalagi ketika itu Julia sedang berada di Karawang . Sebulan lamanya Asmara di Aceh lalu dia pun kembali ke Jakarta dan meneruskan berlayar lagi. Kali ini dia perginya sangatlah jauh Asmara bekerja pada sebuah Kapal yg mengangkut biji besi ke Negara Belgia-Argentina dan lainnya. Tak dipikirkannya lagi wanita lain selain Julia. Asmara terus bekerja dan bekerja mengumpulkan uang demi masa depannya bersama Julia. walau badai menghantam dilautan Asmara tetap kukuh, hatinya tidak pernah goyah untuk mengigat dan mencintai Julia.  padahal Julia biasa-biasa aja orangnya tidak cantik. Tapi dipandangan mata Asmara, Julia cantik & manis takkan pernah jemu memandangnya.Natural tanpa polesan apa-apa,  So sweet..Itulah Cinta tidak memandang wajah & kasta..Julia pernah berfikir "benarkah? pantaskah Asmara mencintai dia karena Julia anak kampung tidak pandai lagi..

Sabtu, 11 Juli 2020

KISAH KASIH ASMARA-JULIA

  Asmara sosok cowok cold dimasa mudanya, awal kisahnya Asmara sekolah di salah satu Sekolah Pelayaran di Jakarta. Dan melanjutkan Kuliahnya di Akademi Maritim Jakarta juga. Mereka Tiga sekawan Asmara,
Gultom & Roy. Tadinya Roy dan Gultom daftar di AMI tapi Asmara tidak mau dia lebih memilih Aman Jaya dg alasan kalau di Aman Jaya nanti bisa izin prola, kalau di AMI ketat aturannya. Pikir-pikir akhirnya Roy dan Gultom nyusul Asmara ke Aman. Gultom sahabatnya Asmara dia keturunan Batak sedangkan Roy keturunan Rusia dan Asmara sendiri berdarah Belanda-Indo Tak heran kalau kulitnya bersih dan terang.
     Saat sudah daftar di Aman. Beberapa hari kemudian mereka mengikuti midtest dan saat mau memulai test mereka mencari ruangan dan tak sengaja ketika mereka berjalan terlihat seorang cewek atau calon Taruni yg tomboy dengan pandangan mata yg tajam. Asmara langsung terkesima dg pandangan gadis itu padahal gadis tersebut memandang ke arah Roy tapi dalam hatinya bodo amat dia mau noleh siapa yg penting hati gue sudah terpanah oleh pandangan pertama. Padahal Asmara sadar karena temannya Gultom berkata..Asmara itu cewek mandangin Robert terus. Tapi Asmara ngak perduli tetep aja dia udah jatuh hati, sejak saat itu Asmara jadi penasaran. Dalam hatinya "siapakah cewek hitam manis dg sorotan mata yg tajam telah memikat hati ku?" 
Mulailah Asmara mencari tau dimana cewek itu tinggal dan diam-diam Asmara menyusup bergabung diantara kawan-kawan Julia nama gadis tersebut. ingin mengungkapkan perasaannya langsung pada Julia namun Asmara tak punya keberanian mendekati Julia..Julia sosok cewek yg periang dekat dengan siapa saja. Kawan-kawan yg satu Mess semua sudah di anggap soudara. Julia di Mess selalu bantu masak untuk makan teman-teman seperjuangan. Asmara dalam kepenasarannya itu dia rela ngak balik rumah ortu semata-mata ingin dekat dengan Julia. Julia sendiri cuek orangnya dan waktu yg sama Julia disukai oleh ramai cowok2 di Kampus termasuk beberapa senior suka padanya. Julia sendiri juga bingung kok banyak peminatnya gitu. Test masuk Akademi sudah usai dan para Taruna/i mendapatkan seragam dan masing-masing harua mengambilnya di Toko Astarabu Senin Kemayoran. Kesempatan Asmara bisa menawarkan jasanya untuk antar Julia ambil seragam sebab Julia belum tau tempatnya. Asmara dengan semangatnya menemani Julia dan sahabatnya untuk me dapatkan seragam Akademi. tanpa Julia sadari Asmara rupanya diam-diam memperhatikan gerak-gerik Julia sampai cara Julia berjalan pun dia pandanginya. Dasar Asmara lagi dimabuk kepayang. Julia hanya mengucapkan terima kasih saja pada Asmara karena sudah sudi menemaninya ke Astarabu. .
      Hari berganti Asmara terus membaur dengan sahabat Julia yang ada di Mess sambil atur strategi bagai mana caranya untuk dapatkan Julia. Kawan-kawan yang lain tidak tau maksud dan tujuan Asmara ada di tengah-tengah mereka. lagerapikan pakaian dan lama-lama Julia merasa kalau Asmara memperhatikadiinnya tapi pura-pura cuek dan biasa-biasa aja. suatu hari Julia sedang bersih-bersih Mess dan nerapikan pakaian sedangkan kawan-kawan lain tidak ada di dalam mereka pada nongkrong diluar sedankan Asmara ada didalam sedang perhatikan Julia dan akhirnya karena Asmara sudah tidak sabar dan Asmarapun nekat memeluk Julia dari belakang dengan segala resiko. Dalam hati jika bukan sekarang kapan lagi kalau terlambat malah duluan di ambil orang. Dengan perasaan deq degan Asmarapun menghampiri dan berdiri dibelakang julia dan mendekapnya. Spontan Julia terkejut namun apadaya mau teriak takut ketahuan ama kawan2 tentu Asmara akan babak belur dibuatnya. Asmara sudah gemetar..Dalam hati apa yang akan terjadi setelah ini. Diterima atau ditolak cintanya oleh Julia. Julia sangat menjaga perasaan orang walaupum sesikit shock Julia menghampiri Asmara dan menayakan padanya. 
helloo usia kamu berapa sih? kok beraninya kamu dengan orang yang lebih tua? asmara tetbata-bata dan langung iIn ke kamar mandi dan berusaha menghilangkan jejak dengan membakar KTP nya pada tahun lahirnya biar ngak dianggap anak kecil sama Julia karena Asmara tau kalau usia Julia paling tua diantara kawan-kawan lainnya. hari itu Julia ternyata tidak minta lihat KTP Asmara hanya sekedar bertanya aja. Namun Asmara lega karena Julia tidak marah terhadap Asmara tentang apa yg sudah terjadi artinya lampu biru menyala.
   Dan waktunya Pelantikan pun sudah tiba. Asmara berangkat dari rumah Ortunya dan bertemu Julia di Kampus. Hari itu semua kawan-kawan ceria..Usai Upacara Pelantikan semua pada mengabadikan moment dengan berfhoto ria. Diakhir acara Asmara menghampiri Julia yg sedari tadi Julia sibuk fhoto-fhoto bareng dengan kawan-lawan lainnya dan Asmara menarik tangan Julia mengajak fhoto bareng berdua saja. Karena Asmara merasa Julia sudah menjadi pacarnya tapi sayangnya fhotonya hanya satu lembar sahaja sebab Asmara pemalu orangnya.
Teman-teman Julia sudah pada berpencar dan Julia masih di Kampus bersama Ahmad fery Sofyan dan Ennuh. Fery berusaha mengenalkan Julia dengan sahabatnya yang baru turun dari berlayar. Fery berharap Julia menerima Ennuh sebagai pacarnya. Julia tersenyum manis karena baru sikenalin kok tiba-tiba suruh pacaran. yaaa ngak semudah itulah, Apalagi Julia udah ditaksir sama Asmara tapi untuk menghargai usaha kawan Julia mau temankan ngobrol-ngobrol sebentar dengan Ennuh dan berakhir dengan mengantarkan Julia kembali ke Mess Taruna/i di Cempaka putih. ferry sendiri langsung pulang kerumahnya. Sesampainya di Mess Julia terkejut ternyata air telah membanjiri kamar mereka karena terlupa menutup kran kamar mandi saat pagi-pagi pada buru-buru berangkat. Dengan perasaan malu Julia langsung bantu ngepel semua ruangan sementara kawan-kawan Julia belum pada balik jadi Julialah korbannya dan dibantu Ennuh. Julia merasa ngal enak aja ama Ennuh..Baru aja kenal kok sudah disuruh ngepel namun Ennuh dengan senang hati melakukannya, tak lama kemudian Ennuhpun pulang kerumahnya.
          Asmara belum menampakkan batang hidungnya. Julia seperti biasa masak mempersiapkan makan malam buat teman-teman satu Mess. Malam harinya barulah Asmara muncul menghampiri Julia hanya sebatas senyum-senyum simpul hanya teman-teman yang lain sesekali nyeletuk bicara yang mereka merasa heran aja mengapa Asmara ikutan tinggal bareng di Mess yang berdesakan tapi asyik rame-rame. jam malam pun tiba Julia pamit sholat isya dan langsung tidur.

Rabu, 20 November 2019

SULITNYA MENEMBUS BATAS

   Persiapan pergi imigresen aku cuma bawa fc paspor depan belakang fc tiket pesawat dan bawa uang Rm.700.
Pertama aku dtang pukul 03.00Am dan itu sudah ikut beratur di trotoar jalan sambil menunggu petugas imigresen dtang menghampiri para PATI dan tiba waktunya jam 07:00am petugas berteriak dengan wajah ketus menyuruh beratur semua dan barisan kita di pisahkan antara jentina dan memanggil orang yang balik pada tanggl 20,21,22,23 dan tanggal selebihnya memang tak akan boleh masuk  ke dalam..
Kemudian pukul 08.00am kita perempuan mendapat nomor antrian paling depan setelah ibu2 yang membawa anak stelah sudah dpat nomor antrian kita boleh duduk di ruangan tingkat 2..
Dari pukul 08.00am dsitu nama2 yang di panggil saja yang boleh  maju kedepan di sediakan hanya 2 kounter untuk berunding dngan petugas imigresen sekali melakukan pengambilan foto ,sangger print 10 jari disini menunggu dengan kesabaran ya sebab banyak orng yang punya masalah dsini entah krna sistem atau memang orangnya ini dah Selesai tapi masih ada 2 proses lagi.
Setelah berunding dan pengambilan fto dah siap saya disuruh pergi ke kounter 08 (Juru wang) sama masih mengantri dan selalu ada masalah juga tapi ini berlangsung cepat untuk melakukan pembayaran Rm.700 pukul 12.30Pm aku dah siap semua dan juru wang menyuruh aku untuk makan dan datang lagi nanti pukul 06.00Pm untuk orang yang tidak punya anak dan yang punya anak pukul 04.00Pm sedikit lebih cepat bukan pikirku aku bisa duduk di ruang tunggu dan ternyata Mata petugas imigresen melotot dan mengusirku dari ruangan itu aku tidak sendiri tapi berdua dengan kawanku timeh 😅 sungguh malu dan aku keluar duduk di tangga amergency lantai bersih seperti tak pernah di lewati sama kasut kotor disitu aman tak ada petugas yang lalu kta kawanku dan trnyata salah ada juga petugas yang lalu lalang tapi aku tak kesah sebab menunggu 6 jam bukan senang itu lama dan membuat mataku ngantuk berat .
Tiba pukul 04.05pm ibu2 yang membawa anak di panggil masuk untuk pengambilan paspor dan pukul 04.30 aku masuk kedalam sambil nunggu nama aku di panggil singkat cerita di sini berlaku tidak boleh menghidupkan Hp siapapun hp yang berdering hp dia akan kena campak dangan petugas imigresen aku kasih silent tak aku matikan tapi hati aku sakit ketika ada seorang bapak2 sekitar usia dia 70 tahun sedikit peka fikirku sebab dia berlari dari lantai G dan membawa resit yng tdi di kasih sma juru wang dia fkir petugas panggil ternyata petugas sedang berbicara soal hp yng tidak boleh di aktifkan dalam ruangan itu petugas berteriak dan mencampak Hp bapak tersebut padahal dia tidak salah sebab gada yang kasih tau semua sibuk pada diri masing-masing aku tak berani menolong sebab di Malaysia kalau bukan mukhrim tak boleh saling berbicara/bersentuhan semua diam tak berkutik seperti robot bodoh petugas hanya mengeluarkan kata BODOH Bengang kimak pekak ke semua PATI yang ada disitu entah tua muda sama saja tidak berlaku menghormati satu sama lain..
Dan pukul 5.30 saya dah di panggil untuk mengambil paspor disini dah lega tinggal menunggu esok di Bandara..
       Remaks untuk orang yng mau balik proses B4G pastikan bawa makanan dan minuman dari rumah sebab nunggu proses ini satu hari full (kantin di imigresen mahal pemerasan aku makan nasi ayam sama kuah teh o ais Rm.32) dan siapkan fc paspor depan belakang fc tiket untuk yng splp, kalau paspor ori fc tiket fc paspor depan belakang dan fc cop masuk Malaysia..

Jumat, 01 November 2019

KISAH TIGA GADIS YANG INGIN MONDOK TAPI TERKENDALA DANA

Dusun Padang Kasap, Gampong Alue ie Mirah, merupakan Dusun yang sangat terpencil, jarak tempuh ke Pusat Kota Kecamatan Pante Bidari + - 15 km, disanalah tinggal dua gadis belia yang bercita cita mondok di dayah.

Anisa Karmila (12) yang belum pernah melihat Ayah kandungnya, setahun Anisa Karmila memendamkan hasratnya,
pada tgl 9/9/2019, Tim lembaga Acheh Future Peduli datang menjemputnya untuk di antarkan ke Dayah,.
Air mata bahagia Anisa Karmila tak terbendung di saat tiba di dayah Baitul Huda Al Aziziyah Gampong Paya Naden Kecamatan Madat Aceh Timur.

Susihandayani (14) yang berasal dari Dusun Ujoeng Blang, Larong D, Gampong Persiapan Jambo Leubok, Kecamatan Indra Makmur, putus sekolah karna tidak ada biaya dan tidak ada tempat tinggal lagi, kini juga menumpang hidup di rumah (gubuk reyot) kakaknya di perbatasan Dusun Padang Kasap,

Semenjak Ayahnya Samidi B meninggal pada tanggal 3/12/2016 yang lalu, Susihandayani tidak lagi bertempat tinggal, apa lagi untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah dan pengajian di TPA setempat, dengan terpaksa Susihandayani harus mengurungkan cita citanya yang ingin menjadi guru di Dayah,.

Nurhayati (43) Ibunda Susihandayani, sudah pasrah dengan kondisi kehidupannya yang serba kekurangan, untuk biaya hidup janda dengan tiga anak itu harus bekerja sebagai tukang nyuci di Banda Aceh untuk menutupi kebutuhan sehari hari.

Dengan tidak saya menduga, pada hari, Sabtu 5/10/19 anak saya Susihandayani sudah di bantu oleh Lembaga Acheh Future untuk membawanya ke Dayah Baitul Huda Al Aziziyah, yang biayanya di tanggung oleh Dayah tersebut dan Acheh Future, papar Nurhayati ibunda Susihandayani, yang matanya berkaca kaca,

Seminggu kemudian, Lambaga Acheh Future kembali mejemput Naila Humaira (14) Yang putus sekolah yang faktornya ekonomi, membawanya ke Dayah yang sama untuk mendapat pendidikan yang layak.
Alhamdhulillah, ke tiga putri Acheh Future tersebut sudah banyak perubahan signifikan
Semoga mereka semua menjadi Anak yang Soleha.

Senin, 28 Oktober 2019

KHADIJAH CINTA ABADINYA RASULULLAH

"KHADIJAH ISTRI TERKASIH RASUL"

❤Siti Khadijah Memang Wanita Istimewa❤

DUA PERTIGA (2/3) wilayah Makkah adalah milik Siti Khadijah binti khuwailid, istri pertama Rasulullah SAW. Ia wanita bangsawan yang menyandang kemuliaan dan kelimpahan harta kekayaan. Namun ketika wafat, tak selembar kafan pun dia miliki. Bahkan baju yang dikenakannya di saat menjelang ajal adalah pakaian kumuh dengan 83 tambalan.

“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba,” bisik Khadijah kepada Fatimah sesaat menjelang ajal. “Yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, agar beliau memberikan sorbannya yang biasa digunakan menerima wahyu untuk dijadikan kain kafanku. Aku malu dan takut memintanya sendiri”.

Mendengar itu Rasulullah berkata, “Wahai Khadijah, Allah menitipkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di surga”.

Siti Khadijah, Ummul Mu’minin (ibu kaum mukmin), pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasullullah. Didekapnya sang istri itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Rasullullah dan semua orang yang ada di situ.

Dalam suasana seperti itu, Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan.

Rasulullah menjawab salam Jibril, kemudian bertanya, “Untuk siapa sajakah kain kafan itu, ya Jibril?”

“Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan,” jawab Jibril yang tiba-tiba berhenti berkata, kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, “Kenapa, ya Jibril?”

“Cucumu yang satu, Husain, tidak memiliki kafan. Dia akan dibantai, tergeletak tanpa kafan dan tak dimandikan,” jawab Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah, “Wahai Khadijah istriku sayang, demi Allah, aku tak kan pernah mendapatkan istri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. Allah Mahamengetahui semua amalanmu. Semua hartamu kau hibahkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu. Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar sorban!?”

Tersedu Rasullullah mengenang istrinya semasa hidup.

Khadijah

Dikisahkan, suatu hari, ketika Rasullullah pulang dari berdakwah, beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu, kemudian Rasulullah bersabda, “Wahai Khadijah, tetaplah kamu di tempatmu”.

Ketika itu Khadijah sedang menyusui Fatimah yang masih bayi. Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya, sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah R.A.

Kemudian Rasulullah mengambil Fatimah dari gendongan istrinya, dan diletakkan di tempat tidur. Rasullullah yang lelah sepulang berdakwah dan menghadapi segala caci-maki serta fitnah manusia itu, lalu berbaring di pangkuan Khadijah hingga tertidur.

Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menetes di pipi Rasulullah hingga membuat beliau terjaga.

“Wahai Khadijah, mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku?” tanya Rasulullah dengan lembut.

Dahulu engkau wanita Bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal, wahai Khadijah, bersuamikan aku, ?" lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

“Wahai suamiku, wahai Nabi Allah. Bukan itu yang kutangiskan," jawab Khadijah.
"Dahulu aku memiliki kemuliaan, Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan, Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan, Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya”.

"Wahai Rasulullah, sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah, sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit atau pun jembatan, maka galilah lubang kuburku, ambillah tulang-belulangku, jadikanlah sebagai jembatan bagimu untuk menyeberangi sungai itu supaya engkau bisa berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu”.

"Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah, Ingatkan mereka kepada yang hak, Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasullullah”.

Rasulullah pun tampak sedih. “Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?”
“Aku, ya Rasulullah!” sahut Ali bin Abi Thalib. jawab, menantu Rasullullah...

Di samping jasad Siti Khadijah, Rasulullah kemudian berdoa kepada Allah.

“Ya Allah, ya ILahi Rabbi. limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam, Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku, Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku, Menenteramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah”.

Semoga bermanfaat 🙏
💗Makam Bunda Khodijah💗👇

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...