Rabu, 20 November 2019

SULITNYA MENEMBUS BATAS

   Persiapan pergi imigresen aku cuma bawa fc paspor depan belakang fc tiket pesawat dan bawa uang Rm.700.
Pertama aku dtang pukul 03.00Am dan itu sudah ikut beratur di trotoar jalan sambil menunggu petugas imigresen dtang menghampiri para PATI dan tiba waktunya jam 07:00am petugas berteriak dengan wajah ketus menyuruh beratur semua dan barisan kita di pisahkan antara jentina dan memanggil orang yang balik pada tanggl 20,21,22,23 dan tanggal selebihnya memang tak akan boleh masuk  ke dalam..
Kemudian pukul 08.00am kita perempuan mendapat nomor antrian paling depan setelah ibu2 yang membawa anak stelah sudah dpat nomor antrian kita boleh duduk di ruangan tingkat 2..
Dari pukul 08.00am dsitu nama2 yang di panggil saja yang boleh  maju kedepan di sediakan hanya 2 kounter untuk berunding dngan petugas imigresen sekali melakukan pengambilan foto ,sangger print 10 jari disini menunggu dengan kesabaran ya sebab banyak orng yang punya masalah dsini entah krna sistem atau memang orangnya ini dah Selesai tapi masih ada 2 proses lagi.
Setelah berunding dan pengambilan fto dah siap saya disuruh pergi ke kounter 08 (Juru wang) sama masih mengantri dan selalu ada masalah juga tapi ini berlangsung cepat untuk melakukan pembayaran Rm.700 pukul 12.30Pm aku dah siap semua dan juru wang menyuruh aku untuk makan dan datang lagi nanti pukul 06.00Pm untuk orang yang tidak punya anak dan yang punya anak pukul 04.00Pm sedikit lebih cepat bukan pikirku aku bisa duduk di ruang tunggu dan ternyata Mata petugas imigresen melotot dan mengusirku dari ruangan itu aku tidak sendiri tapi berdua dengan kawanku timeh 😅 sungguh malu dan aku keluar duduk di tangga amergency lantai bersih seperti tak pernah di lewati sama kasut kotor disitu aman tak ada petugas yang lalu kta kawanku dan trnyata salah ada juga petugas yang lalu lalang tapi aku tak kesah sebab menunggu 6 jam bukan senang itu lama dan membuat mataku ngantuk berat .
Tiba pukul 04.05pm ibu2 yang membawa anak di panggil masuk untuk pengambilan paspor dan pukul 04.30 aku masuk kedalam sambil nunggu nama aku di panggil singkat cerita di sini berlaku tidak boleh menghidupkan Hp siapapun hp yang berdering hp dia akan kena campak dangan petugas imigresen aku kasih silent tak aku matikan tapi hati aku sakit ketika ada seorang bapak2 sekitar usia dia 70 tahun sedikit peka fikirku sebab dia berlari dari lantai G dan membawa resit yng tdi di kasih sma juru wang dia fkir petugas panggil ternyata petugas sedang berbicara soal hp yng tidak boleh di aktifkan dalam ruangan itu petugas berteriak dan mencampak Hp bapak tersebut padahal dia tidak salah sebab gada yang kasih tau semua sibuk pada diri masing-masing aku tak berani menolong sebab di Malaysia kalau bukan mukhrim tak boleh saling berbicara/bersentuhan semua diam tak berkutik seperti robot bodoh petugas hanya mengeluarkan kata BODOH Bengang kimak pekak ke semua PATI yang ada disitu entah tua muda sama saja tidak berlaku menghormati satu sama lain..
Dan pukul 5.30 saya dah di panggil untuk mengambil paspor disini dah lega tinggal menunggu esok di Bandara..
       Remaks untuk orang yng mau balik proses B4G pastikan bawa makanan dan minuman dari rumah sebab nunggu proses ini satu hari full (kantin di imigresen mahal pemerasan aku makan nasi ayam sama kuah teh o ais Rm.32) dan siapkan fc paspor depan belakang fc tiket untuk yng splp, kalau paspor ori fc tiket fc paspor depan belakang dan fc cop masuk Malaysia..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...