Asmara sosok cowok cold dimasa mudanya, awal kisahnya Asmara sekolah di salah satu Sekolah Pelayaran di Jakarta. Dan melanjutkan Kuliahnya di Akademi Maritim Jakarta juga. Mereka Tiga sekawan Asmara,
Gultom & Roy. Tadinya Roy dan Gultom daftar di AMI tapi Asmara tidak mau dia lebih memilih Aman Jaya dg alasan kalau di Aman Jaya nanti bisa izin prola, kalau di AMI ketat aturannya. Pikir-pikir akhirnya Roy dan Gultom nyusul Asmara ke Aman. Gultom sahabatnya Asmara dia keturunan Batak sedangkan Roy keturunan Rusia dan Asmara sendiri berdarah Belanda-Indo Tak heran kalau kulitnya bersih dan terang.
Saat sudah daftar di Aman. Beberapa hari kemudian mereka mengikuti midtest dan saat mau memulai test mereka mencari ruangan dan tak sengaja ketika mereka berjalan terlihat seorang cewek atau calon Taruni yg tomboy dengan pandangan mata yg tajam. Asmara langsung terkesima dg pandangan gadis itu padahal gadis tersebut memandang ke arah Roy tapi dalam hatinya bodo amat dia mau noleh siapa yg penting hati gue sudah terpanah oleh pandangan pertama. Padahal Asmara sadar karena temannya Gultom berkata..Asmara itu cewek mandangin Robert terus. Tapi Asmara ngak perduli tetep aja dia udah jatuh hati, sejak saat itu Asmara jadi penasaran. Dalam hatinya "siapakah cewek hitam manis dg sorotan mata yg tajam telah memikat hati ku?"
Mulailah Asmara mencari tau dimana cewek itu tinggal dan diam-diam Asmara menyusup bergabung diantara kawan-kawan Julia nama gadis tersebut. ingin mengungkapkan perasaannya langsung pada Julia namun Asmara tak punya keberanian mendekati Julia..Julia sosok cewek yg periang dekat dengan siapa saja. Kawan-kawan yg satu Mess semua sudah di anggap soudara. Julia di Mess selalu bantu masak untuk makan teman-teman seperjuangan. Asmara dalam kepenasarannya itu dia rela ngak balik rumah ortu semata-mata ingin dekat dengan Julia. Julia sendiri cuek orangnya dan waktu yg sama Julia disukai oleh ramai cowok2 di Kampus termasuk beberapa senior suka padanya. Julia sendiri juga bingung kok banyak peminatnya gitu. Test masuk Akademi sudah usai dan para Taruna/i mendapatkan seragam dan masing-masing harua mengambilnya di Toko Astarabu Senin Kemayoran. Kesempatan Asmara bisa menawarkan jasanya untuk antar Julia ambil seragam sebab Julia belum tau tempatnya. Asmara dengan semangatnya menemani Julia dan sahabatnya untuk me dapatkan seragam Akademi. tanpa Julia sadari Asmara rupanya diam-diam memperhatikan gerak-gerik Julia sampai cara Julia berjalan pun dia pandanginya. Dasar Asmara lagi dimabuk kepayang. Julia hanya mengucapkan terima kasih saja pada Asmara karena sudah sudi menemaninya ke Astarabu. .
Hari berganti Asmara terus membaur dengan sahabat Julia yang ada di Mess sambil atur strategi bagai mana caranya untuk dapatkan Julia. Kawan-kawan yang lain tidak tau maksud dan tujuan Asmara ada di tengah-tengah mereka. lagerapikan pakaian dan lama-lama Julia merasa kalau Asmara memperhatikadiinnya tapi pura-pura cuek dan biasa-biasa aja. suatu hari Julia sedang bersih-bersih Mess dan nerapikan pakaian sedangkan kawan-kawan lain tidak ada di dalam mereka pada nongkrong diluar sedankan Asmara ada didalam sedang perhatikan Julia dan akhirnya karena Asmara sudah tidak sabar dan Asmarapun nekat memeluk Julia dari belakang dengan segala resiko. Dalam hati jika bukan sekarang kapan lagi kalau terlambat malah duluan di ambil orang. Dengan perasaan deq degan Asmarapun menghampiri dan berdiri dibelakang julia dan mendekapnya. Spontan Julia terkejut namun apadaya mau teriak takut ketahuan ama kawan2 tentu Asmara akan babak belur dibuatnya. Asmara sudah gemetar..Dalam hati apa yang akan terjadi setelah ini. Diterima atau ditolak cintanya oleh Julia. Julia sangat menjaga perasaan orang walaupum sesikit shock Julia menghampiri Asmara dan menayakan padanya.
helloo usia kamu berapa sih? kok beraninya kamu dengan orang yang lebih tua? asmara tetbata-bata dan langung iIn ke kamar mandi dan berusaha menghilangkan jejak dengan membakar KTP nya pada tahun lahirnya biar ngak dianggap anak kecil sama Julia karena Asmara tau kalau usia Julia paling tua diantara kawan-kawan lainnya. hari itu Julia ternyata tidak minta lihat KTP Asmara hanya sekedar bertanya aja. Namun Asmara lega karena Julia tidak marah terhadap Asmara tentang apa yg sudah terjadi artinya lampu biru menyala.
Dan waktunya Pelantikan pun sudah tiba. Asmara berangkat dari rumah Ortunya dan bertemu Julia di Kampus. Hari itu semua kawan-kawan ceria..Usai Upacara Pelantikan semua pada mengabadikan moment dengan berfhoto ria. Diakhir acara Asmara menghampiri Julia yg sedari tadi Julia sibuk fhoto-fhoto bareng dengan kawan-lawan lainnya dan Asmara menarik tangan Julia mengajak fhoto bareng berdua saja. Karena Asmara merasa Julia sudah menjadi pacarnya tapi sayangnya fhotonya hanya satu lembar sahaja sebab Asmara pemalu orangnya.
Teman-teman Julia sudah pada berpencar dan Julia masih di Kampus bersama Ahmad fery Sofyan dan Ennuh. Fery berusaha mengenalkan Julia dengan sahabatnya yang baru turun dari berlayar. Fery berharap Julia menerima Ennuh sebagai pacarnya. Julia tersenyum manis karena baru sikenalin kok tiba-tiba suruh pacaran. yaaa ngak semudah itulah, Apalagi Julia udah ditaksir sama Asmara tapi untuk menghargai usaha kawan Julia mau temankan ngobrol-ngobrol sebentar dengan Ennuh dan berakhir dengan mengantarkan Julia kembali ke Mess Taruna/i di Cempaka putih. ferry sendiri langsung pulang kerumahnya. Sesampainya di Mess Julia terkejut ternyata air telah membanjiri kamar mereka karena terlupa menutup kran kamar mandi saat pagi-pagi pada buru-buru berangkat. Dengan perasaan malu Julia langsung bantu ngepel semua ruangan sementara kawan-kawan Julia belum pada balik jadi Julialah korbannya dan dibantu Ennuh. Julia merasa ngal enak aja ama Ennuh..Baru aja kenal kok sudah disuruh ngepel namun Ennuh dengan senang hati melakukannya, tak lama kemudian Ennuhpun pulang kerumahnya.
Asmara belum menampakkan batang hidungnya. Julia seperti biasa masak mempersiapkan makan malam buat teman-teman satu Mess. Malam harinya barulah Asmara muncul menghampiri Julia hanya sebatas senyum-senyum simpul hanya teman-teman yang lain sesekali nyeletuk bicara yang mereka merasa heran aja mengapa Asmara ikutan tinggal bareng di Mess yang berdesakan tapi asyik rame-rame. jam malam pun tiba Julia pamit sholat isya dan langsung tidur.
Teman-teman Julia sudah pada berpencar dan Julia masih di Kampus bersama Ahmad fery Sofyan dan Ennuh. Fery berusaha mengenalkan Julia dengan sahabatnya yang baru turun dari berlayar. Fery berharap Julia menerima Ennuh sebagai pacarnya. Julia tersenyum manis karena baru sikenalin kok tiba-tiba suruh pacaran. yaaa ngak semudah itulah, Apalagi Julia udah ditaksir sama Asmara tapi untuk menghargai usaha kawan Julia mau temankan ngobrol-ngobrol sebentar dengan Ennuh dan berakhir dengan mengantarkan Julia kembali ke Mess Taruna/i di Cempaka putih. ferry sendiri langsung pulang kerumahnya. Sesampainya di Mess Julia terkejut ternyata air telah membanjiri kamar mereka karena terlupa menutup kran kamar mandi saat pagi-pagi pada buru-buru berangkat. Dengan perasaan malu Julia langsung bantu ngepel semua ruangan sementara kawan-kawan Julia belum pada balik jadi Julialah korbannya dan dibantu Ennuh. Julia merasa ngal enak aja ama Ennuh..Baru aja kenal kok sudah disuruh ngepel namun Ennuh dengan senang hati melakukannya, tak lama kemudian Ennuhpun pulang kerumahnya.
Asmara belum menampakkan batang hidungnya. Julia seperti biasa masak mempersiapkan makan malam buat teman-teman satu Mess. Malam harinya barulah Asmara muncul menghampiri Julia hanya sebatas senyum-senyum simpul hanya teman-teman yang lain sesekali nyeletuk bicara yang mereka merasa heran aja mengapa Asmara ikutan tinggal bareng di Mess yang berdesakan tapi asyik rame-rame. jam malam pun tiba Julia pamit sholat isya dan langsung tidur.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar