Sekarang Julia sudah di Rumah Kost kembali, Kegiatan harian Julia bila usai Sholat subuh Julia sudah bersiap-siap untuk lari pagi, sementara kawan-kawan Julia masih tertidur lena, Lia tak pernah ganggu orang yang sedang tidur, Lia lari pagi sendirian, Sebab kawan Julia tak ada yang minat lari pagi,
Sore sepulangnya Julia dari Kampus tiba-tiba Ibu Kost memanggil Julia untuk datang kerumahnya sebab pak Letnan Kolonel Andi Monojengi baru balik dari berlayar dan beliau membawakan oleh oleh untuk anak-anak kost, tapi hanya Lia yang di panggil, saat Lia masuk ke dalam rumah ibu kost Lia terkejut ketika melihat sesosok pria sejati yang bertubuh kekar dan berwajah Tampan, ibu kost pun muncul dari dapur dan memperkenalkan Julia dengan putra sulungnya itu,
Ibu kost : kenalkan ini anak ibu yang baru datang dari Sulawesi,
Julia : O ya? lalu Julia memberi salam, dan cowok itu tersenyum manis dan berkata,
hamzah : Hai, nama saya Andi Hamzah,
Julia : Ooo nama yang bagus , Julia membalas senyuman Hamzah,
Ibu kost : Lia ini oleh -oleh , Bapak baru pulang berlayar,
Julia : iya ibu, terima kasih banyak,
Lia pun menerima bingkisan tersebut dan membawa kekamar kost untuk dibagi-bagi dengan kawan - kawan Julia, dan Susanti spontas berkata saat La bagi-bagi oleh-oleh,
Susanti : i i iiiiiii mantunya bapak kost , kalau bpk balik pasti Julia deh yang di panggil,
Julia tersipu malu dan menjawab,,ih apalah susanti ni baru juga kenal,,
Selalunya sehabis maqrib anak ibu kost yang nomer 2 namanya Andi Fauzi yang akrab di panggil Suci datang ke kost Lia dan duduk di bawah pohon Kamboja, Suci suka main gitar dan Julia pula suka menyanyi jadi sangat menghibur bagi Julia, Sebelum ini Julia selalu cerita soal Munir pada Susanti atas apa yang sudah Lia lalui di kampung, tapi kini Julia mengisi waktu Julia dengan kawan-kawan baru yang sedikit banyaknya dapat menghibur hati Julia, Meliahat Lia sering nyanyi-nyanyi kalau sedang masak jadi Suci sering mendengarnya, dia pun rajin bermain gitar untuk Lia,
Sudah beberapa bulan Lia sering bernyanyi dengan Suci, tiba suatu malam Suci memberanikan diri untuk menyatakan Cintanya ada Julia,
Suci :kak Lia, Suci mau bicara
Julia : iya, bicaralah, ada apa?
Suci : Uci jatuh cinta dengan kakak
Julia : Apa?? (lia terkejut) jatuh cinta?
Suci : Iya kak, ni Uci bilang serius,
Julia : yang bener aja Ci??? Suci masih sangat muda sedangkan kakak sudah tua, umur kita terpaut
jauh beda 6 tahun dek, kakak dah anggap kamu seperti adik kakak, jadi ngak mungkin donk,
sekarang ini kakak sedang pendekatan dengan abangmu kak Hamzah, tapi kok malah kamu yang duluan bilang suka dengan kaka???
Suci : Tapi uci dah lama pendam semua ini, Suci bener -bener suka,
Julia : Aduh Uci kakak minta maaf ya, kakak tak boleh karena kakak memang anggap Uci tu adek,.
Mendengar jawaban Julia seperti ini Sucipun sedih sampai keluar air matanya, Lia tak menyangka sama sekali sebab Suci berkulit putih ganteng tapi dia agak lembut sikit tak seperti laki-laki yang kuat, Selepas menyapu air matanya Ucipun kembali kerumahnya sebab jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, dan Lia masuk kamar dan bercerita pada Susanti hal yang baru sahaja Lia dengar dari suci anak ibu kost, dan Susanti tertawa sebab dia tau kalu Julia suka dengan abang dia yaitu kak Hamzah,, Subuh menjelang Julia pun berlari pagi dengan semangatnya dan saat Julia berlari di Kompleks tiba-tiba di belakang Julia kak Hamzah sedang berlari juga dan menghampiri Julia, Dia hanya menyapa Lia :
Hamzah : Selamat pagiii
Julia : Pagi kak,
Hamzah : Rajin jogging juga?
Julia : iya kak.
Lalu kak Hamzah berlalu pergi dan meninggalkan Julia di belakang nya, namun hati Julia berbunga-bunga sebab kak Hamzah yang pendiam itu dah mulai bertegur sapa dengan Julia, kak hamzah si kutu buku dan dari keluarga yang Sholeh dan beradab, Lia berlari pagi hanya satu jam sahaja dan kembali ke kos-kosan , Kawan Julia terkadang ada yang belum bangun lagi saat Julia datang, biasalah karena keKampus pun pukul 2:00 baru mereka bersiap pergi makanya pada malas bangun pagi, Habis Jogging Julia langsung pergi Kedai untuk belanja keperluan dapur sebab Julia juga suka memasak, Ketika memasak pun Julia sering curi-curi pandang ke Belakang rumah sebab Kak Hamzah pun sering melakukan senaman di belakang rumahnya, walau kak Hamzah tak pernah berkata-kata namun sikapnya menunjukkan ada sesuatu, Dia nsuka cari perhatian Julia, Bila dia melihat Julia dia selalu malu-malu tapi kalau dengan kawan-kawan Julia dia sering tegur sap, feeling dari kawan -kawan kalau kak Hamzah suka dengan Julia, ya Julia hanya memendam saja perasaan Lia , karena tak mungkin Julia memulainya,
Suatu malam ibu kost panggil anak-anak kost untuk nonton bareng di rumahnya, dan mereka pun masuk, Susanti sengaja bawa Camera untuk memotret kak hamzah, Ketika mereka masuk Kak Hamzah sedang duduk sendiri , Dia terkejut juga saat melihat Jlia dan kawan-kawan datang, langsung dia pindah tempat pergi ke ruang tamu,,Setelah acara yang ditonton selesai mereka pun mintak izin balik ke kost, Susanti menghampiri kak Hamzah,
Susanti : Kak boleh kami memtret kaka?
Hamzah: Oh mau di potret ya? lalu dia pun pergi sambil bilang tunggu sebentar, keudia kak Hamzah membawa 2 lembar fhoto dia dan dia serahkan pada Susanti,
Hamzah : Nah 1 ambil ini aja ya,
Susanti : Wow ! terima kasih kak,
Lalu Susanti berlari keluar rumah langsung menjumpai Julia yang terlebih dulu balik rumah karen Julia pun memberi waktu ntuk Susanti dekati kak Hamzah sebab kalau Julia ada kak Hamzah tak mau duduk di Luar, sampai rumah kost langsung fhoto yang Susanti terima dari kak Hamzah langsung dia serahkan pada Julia;
Susanti : Lia ni saya dah dapatkan fhoto kak hamzah,
Julia : Oh ya? kok bisa?
Susanti : Bisa donk! tadi saya mau fhotoin dia tapi dia tak mau, trus di kasih ini deh! pasti ini memang dah dia siapkan mau kasih kamu Lia tapi dia tak berani,
Julia : ah kamu bisa aja ,
Susanti : Beneran kok, cuma dia itu masih malu-malu lah,
Lalu Lia melihat fhoto tersebut sambil berkata dalam hati Alhamdulillah, dan Julia menyimpannya dalam Album fhoto Julia,, Hati Julia tambah berbunga-bunga,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar