Rupanya dirumah orang tua Julia sudah menunggu, dan Ibunda Julia bertanya padanya :
Ibu : dari mana aja kamu? pagi-pagi buta dah menghilang?
Julia : ngak kok bu! Julia habis dari rumah kawan kok bu.
Ibu : yang bener?
Julia : iya kok bu. napa bu?
Ibu : ya udah tak ada apa-apa. sambil memandang ke arah Julia dan berlalu pergi,
Lega rasanya hati Julia sangat Ibunya pergi tanpa marah-marahin Julia mungkin karena Lebaran, Julia masih memakai kalung dan cincin pemberian Munir yang diam-diam kedua orang tua Julia memerhatiin tapi belum berani mempertanyakan, hari ini Jula bersilaturrahmi ke rumah Famely juga kerumah kawan-kawan semua karen malam hari tak boleh keluar rumah,
Senja pun tiba Julia sudah berada di rumah , habis makan malam Julia diajak bicara oleh ke dua orang tuanya dan pembicaraan di mulai;
Bapak: Julia itu Emas punya siapa yang kamu pakai?
Julia : Ya punya Lia Lah pak!
Bapak: tapi siapa yang kasih?
Julia : Munir yang belikan untuk mas kawin nanti,
bapak : Apa? Mas kawin?? siapa yang merestui??
Julia : Bapak sama ibu lah! napa? masih ngak setuju juga? dia sudah buktikan, dia akan berusaha memenuhi semua persyaratannya, apalagi?
Ibu : Tak kurang sih tapi kamitak mau jika kamu berkawin dengan nya , kalau dengan abang nya dia yaitu Amir itu kami akan setuju,
Bapak : kalau Amir tak guna ganja dan tidak suka mabuk-mabuk, pandai, juga sudah akrab dengan keluarga kita,
Julia : Apa-apaan bapak ini? Lia suka dengan adiknya kok yang ditawarin dengan abangnya! Lia tak mau,
Bapak :Ya sudah kalu tak mau, Bapak tau hubungan kamu dan Munir itu mungkin gara-gara suda kena sihir makanya Lia berat sangat mempertahankannya,
Julia Bapak , tak baik tuduh orang, Lia memang suka bukan karena sesuatu,
Ibu : Ibu tak mau tau pokok nya besok kamu harus kembalikan barang-barang orang, ibu tak mau lihat lagi barang dari Munir,
Dengan perasaan kecewa Lia masuk kedalam kamarnya dan menangis tersedu-sedu dadanya terasa sesak, walaupun Lia itu Tomboy tapi dia sangat sensitif dan sangat mudah tersentuh jika dimarah oleh orang tuanya, kalau dilihat luarannya Julia adalah sosok yang kuat dan tegar namun dalam hati Lia selalu menjerit sejak seluruh keluarga Lia menentang hubungannya dengan Munir,
Orang tua Julia menghantar Julia ke Pidie agar terpisah dengan Munir dengan alasan untuk membantu kakak Julia yang akan melahirkan dalam waktu dekat ini, Julia tak kuasa untuk menolaknya Juliapun berangkat kesana dengan naik Bus selama 6 jam perjalanan. semakin Jauh Lia dan Munir, padahal Munir jauh-jauh dari Malaysia hanya untuk bisa menikahi Julia tapi apa yang terjadi malah sengaja di pisahkan.
Dikampung Munir kembali membangun Usahanya yang dulu di Tinggalkan, dia berniaga Jual beli Udang dan Ketam yang di bantu oleh Engku Aceng yang selalu mengajari dia berbisnis sejak dulu lagi, Namun dia bertahan di kampung hanya dua bulan saja dan pindah ke Alue Lhok di mana jarak tempuh dari desa kami 2 jam perjalanan Bus, Artinya kini antara MUnir dan Julia terpisahkan 8 Jam jarak tempuh kenderaan ruda empat.
Memantapkan hati jika keraguan itu hadir. Dan teguhkan pada pilihan mengikut kata hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2
Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...
-
4 Juli 1995 , Lia mempersiapkan dirinya dan pakaiannya untuk berangkat ke Karawang, Lia di jemput oleh Polisi Militer ( PM) PASPAM...
-
S eminggu kemudia soleh menghampiri Lia di Kampus dan bertanya pada Lia, Soleh : Lia boleh ngak kalau malam minggu saya main...
-
Asmara sosok cowok cold dimasa mudanya, awal kisahnya Asmara sekolah di salah satu Sekolah Pelayaran di Jakarta. Dan melanjutkan Kuliahn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar