Julia saat ini hanya akrab dengan Siti Hajar dan Betty saja sebab Hajar yang manja yang taat dalam ibadahnya, Demikian juga Betty dia tak pernah lupa untuk sholat bila Azan sudah memanggil, Julia yang merasa dirinya lebih mandiri dibandingan kawan-kawan lain jauh lebih muda dibandingkan Julia, Sedang dengan Susanti Julia agak cuek, bahkan Lia sering marah-marah dia, tujuan Lia marah-marah sih sebenarnya karena sayang , Susanti yang sifat Tomboy nya sangat kental melebihi Julia, kalau Julia biarpun Tomboy tapi masih bisa menyesuaikan diri denga lingkungan sekitar, Karena keakraban Julia dengan Hajar, Susanti jadi penasaran , sehingga Susanti bertanya pada Julia:
Susanti : Julia saya dah lama pendam perasaan ini,
Julia : apa itu?
Susanti : Napa sih kamu kalau dengan Hajar baik sekali, kalian saya perhatikan selalu ceria
Julia : memangnya mengapa? masaalah buat kamu?
Susanti : ya lah masalah! napa kalau dengan saya kamu selalu marah-marah, ada aja yang tak kene.
Julia : oo itu sebab saya sayang sama kamu, makanya saya marah-marah,
Susanti : ah masak gitu? bukan lah kamu kayak ngak suka berkawan dengan saya
Julia : oh ya?
Susanti : bilang dong mengapa?
Julia : oh kamu mau tau? spontan Julia menjawab, sebab kamu tak pernah sholat, dan saya paling ngak suka lihat orang yang tak sholat, bukannya saya Alim tapi kita sebagai ummat Islam apalagi orang dari ACHEH mestilah sholat harus kita laksanakan.
Apasalahnya sih sholat hanya 5 menit sahaja,
Mendengar jawaban ketus dari Julia, muka Susantipun memerah sangat ketara sebab dia putih, dengan perasaan malu dia menerima kritikan dari Julia, dan Susanti terdiam, Sejak itu Susanti menjadi rajin sholat dan dekat dengan Julia, bahkan karena dia ingin selalu dekat dengan Julia dia mau ikut pindah Jurusan yang tadinya dia sudah belajar di Jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (KPN), berpindah ke Nautika disebabkan Julia berkata pada Susanti,
Julia, Hai Susanti saya juga heran dengan kamu,
Susanti : mengapa
Julia : Saya perhatikan kamu ini orang yang Genius dan kamu punya dasar Jagoan Fisika, tapi kamu pilih Jurusan KPN, kagak salah tu?
Susanti : apanya yang salah?
Julia : ya salah donk! kamu ni pandai , kalau kamu pilih Jurusan KPN lebih baik kamu Kuliah aja di Acheh, lah buat apa jauh-jauh pergi ke Jakarta kalau kamu pilih sama dengan Administrasi,
Susanti : ya juga ya. emang boleh pindah?
Julia : Boleh aja, ini kan kita belajar belum lama jadi boleh pindah jurusan,Rupanya tantangan dari Julia masuk juga dalam pikiran Susanti, Besoknya dia langsung pindah jurusan satu kelas dengan Julia, yang tadinya Julia satu kelas ada 35 tarunadan 3 orang taruni, mulai hari ini sudah menjadi 4 karena Susanti bergabung dengan Julia dan duduk satu bangku dengan Julia, terpaksa Ari duduk di belakang Julia yang sebelum ini Julia duduk sebangku denga Ari, Penampilan Julia yang bersahaja, ramah pada semua orang sehingga Julia banyak memiliki teman, dengan Seniot-seniorpun Julia akrab karen Julia cuek tak takut lagi dengan senior, Di Lingkungan yayasan Baharione bersamaan waktu itu juga Sekolah Pelayaran Menengahpun belajar disini, Banyak juga pelajar-pelajar yang curi perhatian Julia terkadang mereka perli-perli Julia, dengan memanggil kakak manis deh! Julia hanya mampu tersenyum kalau melihat ulah anak-anak remaja,
Sekarang ini Susanti dah giat sholat , bahkan tak pernah tinggalkan lagi, kemanpun pergi sekarang dalam tas selalu tersedia telekung, begitu juga halnya Julia, dalam tas Julia hanya ada buku dan telekung, Julia sering sholat bareng Ari sebab Ari pun rajin sholat, itu yang membuat Lia mau dekat dengan Ari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar