Selasa, 17 Maret 2015

Malam Api Unggun

 Hari ini adalah detik terakhir Madabintal, Senior mengarahkan mereka untuk jalan Keliling Kelapa Gading dan melintasi Kali yang airnya bau busuk sambil memikul Ransel yang berisikan batu-bata, untuk Julia jumlah batu bata yang harus dibawa sama dengan Jumlah yang harus dipikul oleh Taruna sedang 6 orang lagi kawan Julia yang perempuan membawa 2 Batu bata , Ada suka ada duka yang mereka lalui, Usai area Kelapa Gading perjalanan di lanjutkan ke Ancol dan kembali lagi ke Kompleks Angkatan Laut pada malam hari. Acara selanjutnya adalah Mereka disuruh makan cacing oleh senior tapi yang sebenarnya adalah Mie goreng, Senior hanya mengetes nyali mereka para calon Taruna-taruni, malam Jurit itu Senior sudah menyiapkan rumah kosong yang seram dan para Taruna -taruni harus masuk untuk menanda-tangani seperti absensi kehadiran yang bahwa mereka sudah melintasi dan masuk.
Saat Susi salah satu  salah satu Taruni asal Joqjakarta masuk terlebih dahulu kerumah  seram tersebut dan
Julia berada di belakang Susi , pertama kali Julia masuk dan terlihat ada Pocong yang di lakonkan oleh para senior , melihat itu Susi langsung menjerit dan pingsan, 
 Dan senior yang menjadi pocong tersebut datang menghampiri Susi, Susi terbangun dan melihat di pegang oleh pocong Susipun kembali pingsan, Julia yang menyaksikan kejadian tersebut jadi tersenyum sendiri walau pada dasarnya Julia sangat takut kalau lihat pocong, oleh karena Julia sudah tahu lebih duluan kalo itu hanya pura-pura dan tak mungkin senior mau buat yang betul-betul. Setelah tanda tangan Julia pun langsung melanjutkan perjalanan dengan sedikit khawatir takut dikejutkan oleh benda-benda yang menyeramkan, Julia berjalan dengan cepat agar segera sampai ke Tempat Api Unggun, melewati hutan dan harus meniarap untuk keluar dari pagar kawat yang penuh duri tiba-tiba Kak Rahman datng menghampiri Julia, Ayooo kamu pasti bisa dan kamu pasti mampu untuk menjadi yang terbaik. Julia pun menjadi semangat untuk melanjutkan perjuangan dia untuk berjalan lebih cepat sementara kawan-kawan Julia Yang lainnya masih tertinggal jauh, Dan akhirnya sampailah Julia di tempat Api Unggun yang sudah di sediakan oleh senior, Julia langsung beristirahat sejenak sambil menunggu k

awan-kawan yang lain sampai, Ketika semua Taruna-taruni sudah berkumpul . semua di harap untuk berdiri dan berbaris menurut Peliton Masing-masing, Kata sambutan dan penutupan disampaikan Oleh Bapak Direktur AMAN JAYA, dan diakhir acara Panitia yaitu senior mengumumkan Pemilihan Taruna-Taruni terbaik, semua diam dan mendengarkan pengumuman tersebut dengan seksama lalu Panitia menyebut salah satu nama Taruna yaitu Arta Dinata Bas yang terpilih sebagai taruni terbaik dan untuk Taruni terbaik terpilih Julia dan mereka berdua di minta untuk tampil kedepan karena akan di Anugrahi Wing pertama yang akan di sematkan oleh  Bapak KOLONEL H.ADANG SAFAAT. Inilah detik-detik kebanggaan bagi Julia, Awal dari semuanya malam ini Julia merasa sangat senang, Setelah Bapak Adang Safaat menyematkan
wing AMAN JAYA dan acara ditutup dengan do'a yang dibacakan oleh senior Rahmad. Dan Acara di bubarkan











Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...