Rabu, 25 Maret 2015

Demi SELAM rela batalkan REKAMAN

          Satu bulan sebelum perlombaan selam, Lia pergi ke Dapur Rekaman yaitu salah satu Studio yang  di Rawamangun Jakarta Timur, Lia diantar oleh Susanti, Di studio suara Julia di Test dan direkam dalam pita kaset CDR, setelah test suara selesai Julia pun kembali ke rumah karena tunggu panggilan berikutnya, 
          Kegiatan Julia yang begitu padat membuat Lia lupa pernah Uji bakat di Studio Rekaman, hinggalah datang surat panggilan untuk datang kembali ke Studio namun Julia merasa minder karena warna kulit Lia sudah berubah menjadi hitam disebabkan setiap hari di Laut, Dan Julia memutuskan untuk mengirim surat balasan dengan alasan Julia mau ikut perlombaan renang dan selam,
Pada waktu Latihan terkadang ada kawan-kawan dekat Julia yang mau ikutan berenang di Pondok Dayung namun mereka hanya iseng aja kepingin nikmati bagaimana sih rasanya gitu, Julia juga ingin membuat kawan-kawan Lia dapat mengecapi apa yang Lia rasakan karena setiap hari mereka lihat Julia selalu happy aja,
     Walau sebenarnya keputusan yang Lia ambil untuk membatalkan Rekaman itu adalah sangat berat namun demi kawan Julia ikhlaskan semua, julia merasa sangat beruntungkarena hidup di Jakarta yang orang bilang Jakarta itu kejam namun bagi Julia Jakarta banyak memberikan Julia kenangan-kenangan ter indah, banyak orang yang sayang sama Julia, Rezeki Lia lancar walau terkadang uang yang Orang tua Julia kirimkan pas-pasan namun semua bisa teratasi, karena Lia yakin "jika kita berbuat baik dengan orang maka hidup kita akan di permudahkan", 
Julia dan Susanti memang selalu bersama-sama sejak kepergian Ari, Terkadang bila jadwal latihan kosong Julia dan Susanti pergi berkunjung kerumah kost Taruna/ni yang lain, hari minggu ini Julia pergi ke rumah Ridwan yang berada tidak jauh dari Kampus, mereka berjalan dalam waktu 30 menit untuk berjumpa Ridwan , di rumahnya Ridwan mereka ngobrol -ngobrol namun Ridwan lebih dekat dengan susanti, Lia hanya jadi pendengar sahaja. Puas mereka berdua bercerita dan Juliapun mengajak Susanti balik rumah,
         Sampai rumah Julia ambil wudhk karena waktu sholat  maqrib sudah masuk, julia tak pernah melewatkan waktu sholatnya, Bila sholat usai Lia pergi duduk di beranda rumah mengharapkan Suci mau datang bermai gitar lagi, namun harapan julia sia-sia saja sebab Suci benar-benar kecewa, yang ada diluar hanya kak Hamzah tapi dia pun kalau melihat julia ada di depan rumah diapun menghilang masuk kedalam, 
Pagi menjelang Julia bersiap-siap untuk Kepondok Dayung, Julia dengan penampilan tomboynya sering kali sang Kondektur tidak berani meminta ongkos bus, Lia memang jarang duduk kalau dalam bus sebab Julia lebih mengutamakan orang yang lebih tua mesti mendapatkan tempat duduk,
Rute Julia hari-hari Kelapa gading - Tanjung Priuk,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...