Sembilan bulan sudah Julia mengabdi pada keluarga kakak Julia, Saiful datang ke rumah kakak Julia alasan dia mau jumpa abang ipar Julia, memang sih setiap kali dia balik ke kampung julia abang ipar Julia selalu bermain dengan Saiful bahkan mereka sangat akrab, Saiful dia sosok yang menggembirakan, dia suka bikin Julia sekeluarga tersenyum bahkan tertawa terbahak-bahak karena dia selalu buat lelucon, dia memang pandai ambil hati keluarga Julia, selain itu dia juga Keren dan sopan santun, karena terlebih sering dia kerumah oang tua Julia pun sudah menganggap dia sebagai anak. Diam - diam Ipul suka dengan Julia tapi Julia sudah terlanjur menganggap dia abang apalagi dia itu berkawan baik juga dengan Munir jadi ini tidak mungkin Julia menerima akan Cintanya Saiful, Orang tua Julia memperlakukan Amir dan Saiful sangat istimewa, setiap ibunda Julia masak sesuatu yang istimewa pasti ibu Julia mengundang makan mereka kerumah Julia bagaikan satu keluarga, tapi kalu untuk Munir, Jangankan di undang, dia lewat depan rumahpun tidak boleh,
semasa ipul di Sigli dalam dua hari dia rajin temani Julia pergi ke kebun Tomato, ipul membantu Julia menyirami pohon-pohon tomato yang Abang ipar Julia tanam, Abang ipar Julia orangnya sangat gigih, walau dia seorang pegawai Negara yang punya Jabatan tapi dia tetap mengisi masa luangnya untuk bercocok tanam, apalagi kebiasaan penduduk di sekitar kampung itu semua bila musim tanam bawang, tak miskin juga kaya semua sama-sama turun ke ladang, suasana di ladang menjadi ramai, inilah salah satu ke istimewaan orang-orang Pidie, tekun dan gigih dalam mencari rezeki.
Di kota Sigli, tepatnya Tijue disini Lia tinggal, Lia di kenali oleh seorang sahabat dan juga keponakan dari abang ipar Julia, nama sahabat Julia itu adalah Lili panggilannya, dia memperkenalkan Lia dengan seorang Cowok yang baru datang dari kota langsa yang bernama Ramadi bin Saidi, dia cowok hitam manis, terpelajar juga anak seorang pejabat Negara, Lia memnag suka memiliki banyak kawan tapi terkadang kebaikan dan perhatian Julia terhadap kawan sering di salah artikan, apalagi kalau kawan laki-laki, bila Julia baik dan perhatian dia pikir Julia suka dan jatuh Cinta padanya padahal bagi Julia itu hal yang wajar-wajar saja, semua kawan lelaki Lia hanya menganggap teman, sebab kasih sayang Lia tak akan goyah terhadap Munir walau apapun rintangan yang Julia hadapi, Julia selalu tegar seteguh karang di lautan,.
hari-hari yang Julia lalui di Sigli penuh warna -warni, Genap usia baby satu tahun dan Julia merasa harus mencari jalan untuk bisa melanjutkan pelajaran Julia, Julia pamit pulang ke kampung dan begitu Julia sampai di kampung langsung adek perempuan Julia menghampiri Julia yang memberi informasi pada Julia, maya nama adiknya;
Maya : Kak, di tempat Maya les Komputer ada informasi penerimaan Mahasiswa baru
Julia : apaan tu?
Maya ; Gini kak, Maya kan Les nya di Panton Labu, trus disana tu Ibu Syarifah mau merekrut orang untuk masuk AKADEMI MARITIM tapi di Jakarta kak,
Julia :oh ya? Jakarta?
Maya: iya kak, Maya rasa kan kakak pantes masuk Akademi ini, ini sekolah belajar tentang pelayaran,
Julia : Trus kira-kira bapak mau ngizinin ngak ya?
Maya : kalau gitu gampang aja kak, nanti biar Maya yang rayu bapak agar kakak di Izinkan,
Julia : masak iya bapak mau ngizinin, kakak mau masuk Polis aja tak di kasih apalagi ini terlalu Jauh di Jakarta, Jakarta tu kan Kota Metropolitan yang terlalu kejam kata orang.
Maya : kakak tenang aja pasti akan di izinkan, Yang penting kakak bersedia untuk masuk,
Keesokan harinya Julia dan Maya pergi ke Panton Labu untuk menjumpai ibu Syarifah di mana Maya mengikuti Les Komputer, disini Julia dipertemukan dengan ibu Syarifah tersebut yang anak ibu Syarifah adalah kawan akrab dari Maya, setelah Julia mendapatkan informasi yang detai tentang syarat-syaratnya juga, Lia menerima formulir pendaftaran dari ibu Syarifah Juliapun kembali ke Rumah, malam harinya Julia dan Maya berdiskusi dengan kedua orang tua Julia di ruang tamu, kedua orang tua Julia gembira melihat Julia begitu Antusias memberi info pada orang tua , melihat gelagat ini Bapak Julia meggunakan kesempatan ini dia berbisik pada ibu Julia yang Julia tak tau
Bapak : ok bapak sudah mendengar semua informasi dari kamu Julia, bapak boleh-boleh aja memberi kamu izin melanjutkan sekolah kemana aja walau sejauh apaun itu tapi kamu harus dengan syarat yang kami berikan,
Julia : syarat apa itu pak?
Bapak: kamu harus memutuskan hubungan dengan Munir dan lupakan dia untuk selama -lamanya, itu yang bapak kehendaki.
Dari awal Julia sudah menduga pasti orangtua Julia akan menuntut Julia hal seperti ini.
Julia : Boleh ! kalau memang itu yang bapak mau, demi kebahagian Bapak.
Bapak: bagus ! kalu begitu dua hari lagi bapak akan memberi kamu uang 2 juta untuk biaya pendaftaran, Julia terpaksa menyetujui persyaratan itu , namun ini belum berakhir, Julia hanya ingin bersandiwara dengan orang tua Julia break untuk sementara sahaja jika suatu saat nanti Julia selesai belajar Julia akan mencari dia kembali, yang penting sekarang Julia harus berusaha agar menjadi orang yang sukses agar orangtua Julia bangga padanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar