Ari Iman sangat sangat pendiam tapi dengan Julia dia banyak berbicara, Lia merasa nyaman dekat dengan Ari hanya sesekali Lia merasa risih sebab usia Julia lebih tua di banding Ari, itu yang membuat terkadang pikiran Julia mengambang, Ari & Julia semakin rapat bukan karena Lia sudah tau kalau Ari anak seorang Jendral tapi karena Ari pintar bisa mengajari Lia apa yang Lia belum paham.
Saat Ari di panggil untuk berlayar, semua pakaian dan buku-buku Ari di titipkan ke Julia, Ari mengosongkan Kamar kos-kosan karena belum tau berapa lama lagi dia akan kembali, dan Ari berpesan agar Lia menunggunya, Lia yang sudah menerima Susanti untuk menjadi sahabatnya, Susanti sering melarang Julia untuk berhubungan dengan Ari Iman dengan alasan Ari terlalu putih untuk seorang cowok, jadi ngak pantas jadi cowok Julia, demi menghargai sahabat Julia pun mencoba menghindar dari Ari dan kebetulan Aripun sekarang mau berlayar , Kepergian Ari membuat hati Julia sunyi, bila di Kampus Lia jadi sering memikirkan Ari, lama-kelamaan Lia terbiasa tanpa Ari walau terkadang saat melihat benda-benda pemberian dia Lia merasa rindu, tapi karena teman-teman banyak yang menghibur Lia, Apalagi Saiful sudah mulai rajin datang ke mess Julia hanya sekadar cerita-cerita saja, Tapi menurut pendapat Susanti bahwa saiful juga suka dengan Julia tapi dia tak berani mengungkapkan, Saiful juga pendiam orangnya, sedangkan Julia banyak cuap-cuap kayak mulut ayam bertelor,
Di penghujung tahun 1993 mereka penghuni Kompleks Angkatan Laut mengadakan Acara Menyambut tahun Baru di Puncak Bandung, mereka menyewa sebuah Villa di sana, Seperti biasanya perjalanan menuju Puncak pas memakan waktu 3 jam, Panitia rombongan adalah Saiful, kawan-kawan satu Mess Julia semua ikut serta dalam menyambut tahun baru di Puncak, Sampai di puncak Julia dan beberapa kawan lainnya jalan-jalan menelusuri jalan perbukitan, mereka sangat menikmati pemandangan Alam Punca Pas Bandung yang begitu sejuk dan indah, kawan-kawan yang laki-laki sibuk mempersiapkan bahan-bahan untuk kambing guling nanti malam, hamparan kebun teh, bunga-bunga yang indah membuat hati julia tentram walau dia menginginkan saat ini Ari ada bersamanya,
Julia dan kawan-kawan mengelilingi kawasan seputar villa, menjelang sore mereka kembali ke Villa dan disana Julia dapati kawan-kawan pada main bola, Senjapun menghampiri mereka, dan mereka semua masuk dalam Villa karena cuaca amatlah sejuk, walaupun dingin menggigil namun Julia mestilah mandi, Julia ingin senantiasa tampak ceria walau hatinya sedang merindu,

Sambil menunggu tepat pukul 00:00 wib mereka semua main gaplek, yang laki-laki main kartu, suasana sangat meriah, Julia kala soal main Gaplek memang pandai tapi kalau kartu Julia kurang paham, Gaplek Julia sering main iseng- iseng di rumah dengan keluarga, Yang ikut serta dalam acara tahun baru ini bukan hanya Taruna/ni saja namun gabung denga anak-anak ASMI yang tinggal di kompleks AL ini, inilah moment untuk mengikat silaturrahmi antara AMAN & ASMI , yang sebelum ini pada cuek kalau berpapasan di jalan tapi malam ini mereka terlihat ramah, Sebagian sibuk menyiapkan api Unggun di depan Villa, pada malam kemuncak akhir tahun1993 mereka semua keluar dari Villa dan membakar mercun, kembang api dengan sangat meriah, ada yang meniup terompet, sedangkan Julia hanya membakar kembang api yang kecil sambil memandangi percikan api-api yang indah, walau Julia tak ada pasangan namun Julia merasa senang sebab kawan-kawan Julia semua baik-baik, Mereka menginap di Villa hanya dua malam sahaja dan tanggal 1 januari 1994 malam mereka semua bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta, Walau melelahkan tapi mengasyikkan, Awal tahun yang menyenangkan, ALHAMDULILLAH,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar