Jumat, 27 Maret 2015

Alhamdulillah masuk 10 besar

          Usai sholat maqrib pqrq Atlit berkumpul di Audiotorium untuk mendapatkan pengarahan lengkap dari komandan sebab besok pukul 6 padi semua harus bertolak ke Jakarta, malam terakhir Lia di pulau Lia tidak membuang waktu untuk berkaroeke sebab rugi donk ini pulau sudah di kontrak dua hari oleh Panglima Angkatan laut masak mau di lewatkan begitu aja, Malam ini Julia tidur agak lambat sikit sebab biasalah kalau sudah dapat mixrophone Lia bisa lupa diri, Sedangkan Susanti sudah ada di Kamar, Untuk berkaroeke Lia tak butuh teman seorangpun jadi,
           Subuh terakhir di pulau Ayer Lia cepat-cepat bangun karena pukul 6 harus sudah stand by di pantai, Semua pakaian Atlit sudah di angkut ke Kapal pesiar Angkatan Laut (NAVI) , Julia dan yang lainnya di naikkan kedalam perahu karet milik Paska, dan sampai di tengah Laut Julia dan Susanti beserta dua orang Kowal diturunkan artinya star di sini mereka berempat harus berenang ke pantai Ancol yang jarak dari pulau Ayer 17KM, Dan Atlit wanita yang lain juga star di sini, Awalnya Julia merasa sangat takut, bayangin aja mereka harus berenang sampai ke tepi dan cuaca pagi itu angin kencang, Lia dan Susanti berusaha sekuat tenaga sedangkan Kowal yang dua orang sudah menyerah ketika berenang baru 30 menit,
             Kakak Senior Julia yaitu kak Supry selalu mengawasi Lia dari jarak jauh dan kak Supry selalu berpesan kamu pasti bisa jangan mau kalah seperti dua orang Kowal itu,  Karena Julia teringat pesan kak Supry Julia berenang sambil mengatur nafas dengan berzikir itu yang membuat Lia berani dan kuat melawan ombak, Lia berenang dan berenang sementara Susanti Jauh ketinggalan di belakang, Dua jam sudah Julia berenang namun belum kelihatan tepi pantainya, sesekali senior dan pengawas menghampiri Julia untuk memastikan Julia masih kuat atau tidak, Karena rasa gengsi Julia berusaha untuk sanggup sampai finish, dan kak Supry berpesan lagi "Ayooo kamu pasti bisa dan di Ancol kamu akan disambut kedatangan mu oleh pak Panglima, Lia tak mau mengecewakan kak Supry yang selama ini melatih Julia dan akhirnya walau Lia beberapa kali terhempas ombak dan di bawa arus jauh dari rambu-rambu itu yang membuat waktu Julia habis banyak, Terdengar juga suara terompet pertanda Julia sudah masuk finish dan langsung di sambut dengan musik lagu kebangsaan, disini Julia merasa sangat bersyukur dan mengucapkan ALHAMDULILLAH akhirnya Lia berhasil menempuh dalam waktu 3 jam Julia berenang, tepat pukul 9 pagi Julia sudah di pantai Ancol , sementara Susanti kawan Julia belum sampai,

              Kaki Julia terasa keram dan duduk di pasir pantai sambil menjulurkan kaki, Mata lia memandang jauh kehadapan sebab kawan Julia Susanti belum tiba, dia masih berenang, Lia mulai khawatir tentang kawannya itu, namun Julia berdo'a agar Susanti mampu bertahan sampai finish, Lia menunggu sampai 300 menit barulah Susanti masuk garis finish, Lega rasanya setelah Lia melihat Susanti sudah  mendarat, Lia bergegas menghampiri Susanti dan mereka berdua duduk sambil memandang kelautan luas sambil mereka berdua berkata " Kok bisa ya kita berenang sejauh ini, kayak dalam mimpi aja" mereka tersenyum puas dan  kemudian mereka di panggil ke dalam Hotel HORISON Ancol untuk menikmati makan siang bersama para Petinggi Angkatan Laut termasuk Panglima, dalam keadaan basah kuyub mereka dengan santai menikmati berbagai hidangan, sangking banyaknya menu Julia bingung mau makan yang mana,

            Acara makan-makan selesai dan di lanjutkan pengmuman para Juara dan Julia hanya mendapatkan peringkat 9 masuk sepuluh besar dan Susanti yang ke 10, walau demikian mereka bangga karena bisa sampai finish ketimbang KOWAL yang dua orang terlebih dahulu menyerah kalah, Alhamdulillah mereka tidak mengecewakan usaha seniornya, Penerimaan Hadiah usai dan mereka kembali ke rumah Kos di Kompek Angkatan Laut Kelapa Gading Jakarta,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...