Kamis, 22 Oktober 2015

     Saat Lia mau berangkat, Susanti masih tidur nyenyak, Lia menghampiri Bobby
Lia      : Bob , kami mau ke Surabaya sebebntar soalnya Pengky mau jumpa Ko An di sana,
Bobby : ya silahkan aja, tapi hati-hati lho... besokkan kita mau balik ke Karawang,
Lia      : iya, makasih ya
Bobby: susanti mana?
Lia     ; masih tidur dia alnya semalam Jantungnya kambuh dia ridak bisa tidur, nanti kamu temani dia jalan-jalan kemana kek
Booby: ok! tenang aja aku akan jaga dia, kalian balek nantikan?
Lia     : InshaAllah,

           Pengky pun turun dah siap, lalu Pengky pamitan juga sama Bobby dan Pak De ada disana,, Penky bersalaman dan berkata kami akan ke Surabaya sebentar mau jumpa koko, InshaAllah sore kami balik, Lia dan Pengky pun pergi meninggalkan rumah Pak De sekitar jarak 200 meter mereka berdua berjalan kaki untuk mendapatkan angkot (angkutan Kota) tak lama Angkot pun berhenti, pak kondektur bertanya " mana mas? Pengky menjawab ke Kota pak, dan mereka berdua melompat masuk ke dalam Angkot, hanya dalam waktu 10 menit merekapun sampai di Kota Malang, tanpa membuang waktu pengky langsung mencari Bus yang tujuan Surabaya, mereka tidak menemukan Bus, hanya ada Damri, tak apalah yang penting kita bisa ke Surabaya kata Lia, disepanjang perjalanan Pengky sangat mesra dan tak habis-habis dia cerita tentang Kokonya yang akan mereka jumpai hari ini, pengky selalu memuji Ko An yang hemat tak boros seperti dirinya,dan Ko an selalu bantu keluarga yang di Bali, Ko an bekerja di Wonokromo di pasar Toko kelentong kepunyaan orang cina, Ko an sudah lama bekerja disini, lia bertanya pada Pengky, siapa nama penuh Ko An? Pengky pun menjawab "Made  Antara (Poo whe An)"  dan Lia dengan spontan membalas jawaban Pengky wow nama yang bagus,
         Dikarenakan mereka naik Damri jadi agak sedikit lambat mereka tiba di Surabaya pada waktu siang barulah mereka berdua sampai ke Kota dan mereka melanjutkan naik Angkot lagi untuk sampai ke Wonokromo, Lia mulai gelisah sebab Lia takut Ko An tak mau terima Lia untuk jadi adik iparnya, karena Lia ragu antara Pengky dan Lia jauh berbeda, pengky berketurunan Cina berkulit putih dan bermata sipit sedangkan Lia berkulit hitam dengan latar belakang yang sangat jauh berbeda, dan akhirnya sampailah di pasar Wonokromo , jantung Lia semakin berdetak kencang berdebar-debar, mereka menelusuri lorong-lorong di pasar untuk menemukan dimana Ko An bekerja, 15 menit mereka mencari dan akhirnya mereka menemukan tempatnya, mereka datang diam-diam saat Ko an lagi sibuk melayan pembeli tiba-tiba Ko an mendengar ada seseorang memanggilnya..Ko An! sambil mencari-cari dari mana arah suara itu datang, Ko An pun terkejut1 rupanya suara itu ada dihadapannya, terbelalak mata Ko an saat melihat adiknya yang berdiri tegap tinggi besar dibandingkan dirinya yang kutus,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...