Seandainya Pak Amir tidak mengalami incident mungkin hal ini tidak berlaku , tentunya julia dan Hanifah juga kamaruddin akan menjadi mahasiswa/i , Julia merasa nasib tidak menyeblahi dia, padahal Julia telah siap memilih DIII KIMIA, Julia hanya bisa mengelus dadanya sambil berkata nasiiiibb nasiiibb, sakitnya tuh disini.
Julia kembali ke kampung halaman, hari -hari Julia tinggal bersama orang tua dan adiknya satu orang karena kakak perempuan Julia dua orang telah ikut suaminya sedangkan abang Iska anak laki-laki satu-satunya keluarga Julia melanjutkan Pendidikan di AKADEMI PENILIK KESEKATAN (APK) JABAL GAFUR PIDIE,
Julia masih berhubungan dengan kekasihnya Munir walau rintangan menghadapi namun Cinta merea berdua semakin membara, padahal setiap mereka berjumpa mereka hanya duduk bercerita, ngobrol biasa-biasa aja dan terkadang kita gabung ramai-ramai bersama kawan-kawan lainnya, tapi walau dalam kesempatan apapun jua Munir tak pernah menyentuh Julia, itu yang membuat Lia yakin mempertahankan Cintanya walau tak seorangpun keluarga Lia yang merestui,
sebab sebelum mereka berpacaran mereka telah membuat perjanjian
Julia : Bang saya mau terima cinta abang tapi setiap kita berjumpa sebelum kita sah menjadi pasanga
an, tolong jangan pernah sentuh saya,
Munir: Dek, abang berjanji tidak akan pernah menyentuhnya karena adek akan saya jadikan istri
abang, abang akan menjaganya,
Julia : kalau begitu baru Julia mau jumpa abang diam-diam.
Selain Olah Raga, Julia juga sangat hobby dengar musik, bagi dia tak perduli musik apa itu, semua dia dengar walaupun dia tak tau apa arti lagu tersebut, sekiranya Lia bisa mendengarkan musik 24 jam full mungkin Lia akan siap untuk mendengar, Teman setia Julia adalah sebuah Radio yang kecil itu akan Lia bawa kemana Lia pergi, terkadang orang yang suka nyeletuk ( iseng) menganggap Lia ini seperti orang gila bawa Radio kesana kemari,
Tiga bulan Julia menganggur di kampung sambil kesana kemari ikut orang bekerja agar mendapatkan duit jajan, Ibu Julia tak sampai hati lihat anak gadisnya menganggur lalu dia kirim Lia ke IDI RAYEUK tak begitu jauh dari kampung Julia hanya 35 menit Jarak tempuh dengan Bus, Julia dikenalkan dengan saudara Ibu yang tinggal di Asrama Kehakiman di IDI karena suami tante Julia bekerja sebagai pegawai Sipir Penjara, Almarhum berasal dari Padang nama suami Tante adalah Chaniago.
Disini Julia mengambil Les Mengetik selama 3 bulan, Di Kota IDI ini sering diadakan Kontes dan pada saat JUlia datang mau diadakan Kontes Busana Muslimah yang di beri nama KONTE PUTERI KERUDUNG se Kabupaten ACEH TIMUR, Tante Julia bernama Nur aini, dia memiliki 5 0rang anak, dan anak pertama bernama DEVI dia putih dan sangat cantik, Devi selalu menang kalau ikut Kontes, kali ini Tante meminta Julia untuk bersedia ikut Kontes tersebut.
10
Memantapkan hati jika keraguan itu hadir. Dan teguhkan pada pilihan mengikut kata hati
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2
Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...
-
4 Juli 1995 , Lia mempersiapkan dirinya dan pakaiannya untuk berangkat ke Karawang, Lia di jemput oleh Polisi Militer ( PM) PASPAM...
-
S eminggu kemudia soleh menghampiri Lia di Kampus dan bertanya pada Lia, Soleh : Lia boleh ngak kalau malam minggu saya main...
-
Asmara sosok cowok cold dimasa mudanya, awal kisahnya Asmara sekolah di salah satu Sekolah Pelayaran di Jakarta. Dan melanjutkan Kuliahn...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar