Jumat, 27 Februari 2015

        Dari kecil Lia sudah tahu kalau belajar di sekolah umum tentunya tidak memakai kerudung, semua pakai seragam pendek, Tapi Julia nekad masuk Sekolah Umum dan memakai kerudung seperti halnya semasa dia masih di sekolah Tsanawiyah, karena sudah terbiasa lia tak mau membukanya lagi,
Julia memberanikan diri untuk mintak izin Kepala Sekolah agar memperbolehkan Julia memakai seragam yang menutup aurat,
Lia menemui Bpk Rustam selaku kepala sekolahnya dan Julia berbincang soal seragam dia yang beda dengan murid-murid yang lain, Dan kepala sekolah langsung mengizinkan Julia memakai tudung untuk pelajar perempuan,
       Hari-hari Julia datang kesekolah memakai tudung, sedangkan pelajar perempuan yang lain hanya memakai skert pendek je, mereka selalu sinis kalau melihat Julia yang begitu santai denagan penampilan yang apa adanya, namun tak menyurut keinginan Lia untuk mempertahankan tudungnya itu,
        Hari berganti hari dan tahunpun berlalu tak terasa Julia sudah duduk di bangku kelas II Biologi, penampilan Lia tetap sama dan kepala sekolah selalu memuji Julia bila di dalam kelas dengan harapan semua pelajar perempuan mau mengikuti jejak Julia untuk memakai tudung sama hal nya dengan Julia, berkali- kali pak Rustam menasehati anak2 agar supaya berseragam baju sama dengan Julia, setahun kemudia baru ada peraturan baru bahwa bagi semua pelajar perempua agar memakai jilbab, dan pada tahun berikutnya keluarlah PERDA yang mengharuskan kepada pelajar perempuan agar memakai baju kurung , dan ini semua dipatuhi oleh semua pelajar mulai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEMBALINYA ASMARAKU YANG HILANG 2

       Pertama kali Julia menginjakkan kakinya Kembali di Bumi Aceh seakan bagai dalam mimpi karena kepulangan secara tiba-tiba dan dalam k...