Julia mampu menghafal Hadist setelah dalam jangka waktu 20 menit setelah Ustazah ajarkan, Julia
juga setia kawan, dia selalu membantu kawan- kawan yang belum paham apa pelajaran yang ustazah ajarkan, karna Julia yakin semakin dia sering memberi tau orang lain semakin melekat pula ilmu yg di dapat melekat dalam pikirannya,
Julia sekolah Agama hanya sampai pukul 5:30pm setempat dan Julia melanjutkan aktifitinya menjelang Maqrib dia akan berangkat kerumah pengajian Al-Qur'an di rumah Teuku Abdullah yang rumahnya tidaklah terlalu jauh hanya 10 menit berjalan kaki bersama abang Iska, Disini Julia belajar mengaji bersama anak-anak laki-laki lainnya, hanya Julia sahaja yang perempuan,
setiap hari rutinitas Julia melakukan yang sama,
Waktu luang Julia hanya bermain di pantai dan mandi laut dengan kawan-kawan, Julia belum pandai berenang namun dia berani walaupun diterpa ombak,
Dipantai yang indah ini Julia menghabiskan waktu luangnya, bila hari minggu pagi -pagi Julia senantiasa ada di pantai, dia akan berjalan ditepi pantai sambil melihat para nelayan manarik pukatnya, kerap kali Julia di bekali Ikan oleh Nelayan karna mereka tau Julia anak Tentara yang selalu dekat dengan masyarakat, Bapak Julia adalah sosok yang rendah hati dan bergaul dengan semua orang sampai dengan anak-anak kecilpun dia akrab,
Julia banyak mewarisi sifat Bapaknya yang suka bergaul, Julia memiliki seorang Bapak yang Keren gagah, banyak gadis yang terpikat dengan bapak Julia karna sikap keramahtamahan Bapak pada semua lapisan masyarakat, Julia memiliki beberapa sahabat dekat
- Nelrita risal anak pak camat
- Mardhiah anak Tentara
- Ananda Mizanda saputra anak pak Hakim
- Masri, kafrawi & halimah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar