Jam 20:00 wib tibalah mereka di karawang tepatnya di Klari tempat mereka bekerja, begitu sampai pengky dan Bobby segera pulang ke Kawasan Pabrik PT.Fuly Semitex jaya, sedangkan Lia dan Susanti pulang kerumah kontrakan mereka, setelah mereka berdua berada dikamar, Susanti segera mengemas pakaian dia karena dia mau pergi dari hadapan Lia, Dia mau ke Jakarta untuk menemui teman-teman yang telah dia tinggalkan dulu karena susanti ingin dekat dengan Lia, dulu dia iri dan cemburu pada Hajar dan Betty yang begitu Lia manjain sampai-sampai Susanti rela kena panas karena ikut Lia Latihan Dayung dan Selam, hanya untuk bisa selalu dekat dengan Lia, tapi kini tinggal kenangan karena susanti tidak menyetujui hubungan Lia dengan Pengky, seakan Pengky sudah merenggut kebahagian Susanti,
Lia seorang cewek Tomboy berani namun Lia memiliki sifat keibuan, Lia bisa berperan sebagai siapa saja, disaat kita butuh seorang kakak, Lia mampu melakoni tak ubahnya seperti kakak, disaat butuh seorang kawan Liapun bisa menjadi seorang kawan yang setia dan ketika mau sholatpun Lia bisa menjadi Imam untuk kawan-kawan, itu sebabnya susanti merasa sangat kehilangan sangking sayangnya dia terhadap Lia sekarang berubah menjadi benci, Keputusan Lia untuk tetap menjalin hubungan dengan Pengky sudah tidak bisa diganggu gugat lagi,
Pagi yang cerah namun mendung dihati Lia, susanti memutuskan untuk meninggalkan Lia dan berangkat ke Jakarta, Lia tidak berdaya, Lia tidak bisa berbuat apa sebab Lia masih menjalani kontrak kerja di PT. Fuly Semitex Jaya, saat Susanti pergi Lia berada di tempat kerja, Sekiranya saat Susanti pergi Lia ada dirumah tentunya Lia akan menagis sedih, walau bagaimanapun Lia sayang pada sahabatnya itu,
Jam 5 sore Lia balik dari kerja namun Pengky menahan Lia untuk jangan pulang dulu, Lia diajak makan di Kantin sekalian dia ingin memberi khabar kepada teman-teman kalau kepergian pengky beberapa hari yang lalu untuk melangsungkan pertunangan, semua teman-teman pengky mengucapkan selamat atas pertunangan mereka dan mereka mendo'akan agar sampai kejenjang pernikahan, Insyaallah" jawab Pengky dengan bangga , mendengarkan jawaban pengky , Lia tersenyum bahagia, dan semua teman-teman yang adapun ikut membalas senyuman Lia, usai makan Lia langsung pamit pada pengky untuk segera balik ke kontrakan mau istirahat dan Pengky memberi isyarat sambil menganggukkan kepalanya..yaa silahkan , dan Lia pun berlalu pergi.
Sesampai Lia dikamar, kali ini tidak ada lagi yang menyambut kedatangan Lia, tak ada lagi sahabat setianya dia telah pergi dan kini tinggallah Lia sendiri, Lia bersendirian yang hanya ditemani oleh layar Televisi, untung saja Lia bisa menghibur dirinya sendiri dengan mendengarkan musik, dan kebetulan berapa bulan yang lalu Lia sudah membelikan sebuah Tipe dack jadi agak terhibur juga hatinya, karena Lia belum terbiasa bersendirian, tak ada lagi kawan untuk berbagi cerita, oleh karena Letih akhirnya Liapun tertidur
Tidak ada komentar:
Posting Komentar